Connect with us

ZONA DAERAH

Pemkot siap salurkan hibah, bansos hingga santunan duka

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comPemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) menggelar Sosialisasi tatacara pemberian Hibah, Bantuan Sosial (Bansos) dan Santunan Dana Duka tahun anggaran 2019, di Aula Rumah Dinas Wali Kota Tomohon, Kamis (14/3/2019).

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman membuka langsung kegiatan yang dihadiri oleh para calon penerima hibah dan bansos tersebut.

Eman dalam sambutannya mengatakan, keluarnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) tahun 2018 adalah untuk mengatasi permasalahan pelaksanaan pemberian hibah, bansos dan santunan dana duka yang bersumber dari APBD.

Menurut Eman, permendagri tersebut berisi penegasan terkait persyaratan pemberian hibah antara lain.

“Pertama, bersifat nirlaba, sukarela dan sosial. Kedua, memiliki kepengurusan yang jelas di daerah yang bersangkutan. Ketiga, berkedudukan dalam wilayah administrasi pemerintah daerah yang bersangkutan, dalam hal ini berkedudukan di Kota Tomohon dan keempat, telah terdaftar pada kementerian yang membidangi urusan hukum dan hak asasi manusia,” ungkapnya.

Selain itu, kata Eman, permendagri tersebut pun berisi pengaturan kembali nama dan besaran pemberian hibah dan bansos kepada masing-masing penerima, yang dicantumkan dalam lampiran tersendiri dalam Peraturan Kepala Daerah tentang penjabaran APBD.

Dia menjelaskan, hibah adalah pemberian uang/barang atau jasa dari pemerintah daerah kepada pemerintah atau pemerintah daerah lainnya, perusahaan daerah, masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, yang secara spesifik telah ditetapkan peruntukannya, bersifat tidak wajib dan tidak mengikat, serta tidak secara terus menerus, yang bertujuan untuk menunjang penyelenggaraan urusan pemerintah daerah.

Sementara, lanjut Eman, bansos adalah pemberian bantuan berupa uang/barang kepada individu, keluarga, kelompok dan atau masyarakat yang sifatnya tidak secara terus menerus dan selektif yang bertujuan untuk melindungi dari kemungkinan terjadinya resiko sosial.

“Sementara, santunan dana duka adalah untuk membantu biaya pemakaman atau kremasi. Pemerintah Kota Tomohon akan memberikan santunan duka sejumlah Rp 1.000.000 setiap penduduk yang meninggal dunia,” pungkasnya.

Eman pun menegaskan, pihaknya siap untuk menyalurkan hibah hingga dana santunan duka tersebut.

Sementara itu, Kepala BPKPD Gerardus Mogi mengatakan, sosialisasi tersebut bertujuan agar penerima dana hibah, bansos dan santunan duka dapat memahami aturan yang berlaku.

“Sehingga tercipta tertib administrasi, transparansi dan akuntabel dalam pengelolaan dana ini,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua FKUB Kota Tomohon Pdt Vonny Roring MTh, Kepala BPKPD Tomohon Gerardus Mogi, para tokoh Agama, serta para tokoh masyarakat.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

ZONA DAERAH

Taruna Sekolah Tinggi Transportasi Darat magang di Tomohon

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Sebanyak 10 orang Taruna-Taruni Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Kementerian Perhubungan RI bakal melakukan magang di Kota Tomohon.

Para Taruna yang merupakan peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) Prodi D-3 LLAJ ini diterima Sekretaris Daerah Kota (Sekkot) Harold V. Lolowang didampingi Asisten Kesejahteraan Rakyat ODS Mandagi, Kepala Dinas Perhubungan Daerah Kota Tomohon Hengky Supit, di ruang rapat Wali Kota Tomohon, Senin (14/10/2019).

Kepala Dewan Pertimbangan Sekolah Tinggi Transportasi Darat Tonny Koraah yang turut mendampingi para Taruna mengatakan, kegiatan magang tersebut merupakan salah satu upaya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang Perhubungan Darat.

Dia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu pemenuhan program Dinas Perhubungan Kota Tomohon yang sinergi dengan kalender akademik program studi diploma LLAJ STTD, yaitu pelaksanaan pola kerjasama antara STTD dan Pemkot Tomohon tentang peningkatan pembangunan di Kota Tomohon melalui tridarma STTD.

“Selain itu juga ini bentuk kerja sama pemenuhan kebutuhan SDM bidang perhubungan darat melalui  pelaksanaan PKL Taruna/i di program studi Diploma LLAJ, STTD tahun ajaran 2019/2020 di Kota Tomohon,” ujarnya.

Menurut dia, ada sejumlah sasaran yang ingin dicapai. Pertama, terciptanya sinergitas dan kerjasama yang saling mendukung antara Pemerintah Daerah, dalam hal ini Pemkot Tomohon dengan Perguruan Tinggi STTD, dalam hal pembangunan SDM bidang Perhubungan Darat.

“Kedua, diharapkan melalui kegiatan PKL Taruna/i Program Studi Diploma LLAJ, STTD, dapat memberikan sumbangsih data dan kajian tentang perencanaan manajemen transportasi darat di Kota Tomohon,” katanya.

Sementara itu, Sekkot Lolowang mengucapkan selamat datang kepada para peserta magang STTD tersebut.

“Semoga kerjasama ini bisa terus terbangun dengan baik, dan semoga PKL yang dilakukan para Taruna-Taruni di Kota Tomohon bisa lancar dan berguna dalam kelanjutan pendidikan nanti,” pungkasnya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com