Connect with us

ZONA DAERAH

Wali Kota Eman hadiri Harkornas 2019

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman didampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Ruddie A Lengkong menghadiri kegiatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) Tahun 2019, yang dilaksanakan 19-20 Maret 2019, di Lapangan Gasibu Jalan Diponegoro Nomor 22 Bandung Jawa Barat.

Kegiatan dibuka Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita yang dalam sambutannya mengatakan, saat ini konsumen sudah makin mengetahui hak-haknya dari setiap transaksi yang dilakukan.

Menurutnya, ada dua hal penting yang ditekankan dalam peringatan Harkonas 2019. Pertama, harus ada edukasi soal hak konsumen. Kedua, mendorong para produsen kita untuk bertanggung jawab.

“Kalau tidak, maka pada satu titik dia akan ditinggal,” ujarnya.

Dia berharap, Harkonas menjadi momentum konsumen untuk lebih tahu hak-haknya.

Sementara, Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman berharap, agar di Kota Tomohon, pihak produsen dapat berlaku adil dan baik kepada konsumen sehingga tercipta ekonomi yang baik, saling menguntungkan antar produsen dan konsumen dengan memperhatikan hak konsumen.

Editor : Christo Senduk

ZONA DAERAH

Kebudayaan aset penting dalam pembangunan daerah

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comPemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbuda) menggelar Seminar Peningkatan Kapasitas Budaya Daerah, dilaksanakan di Hotel Wise Tomohon, Jumat (19/7/2019).

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman yang diwakili Sekretaris Daerah Kota (Sekkot) H.V. Lolowang, hadir dalam seminar tersebut.

Dalam sambutannya, Lolowang mengatakan, masyarakat Tomohon memiliki tradisi dan kearifan lokal budaya yang sangat kaya dan hidup. Kedua hal tersebut dapat menjadi dasar yang kuat untuk pengembangan kebudayaan.

Menurut Lolowang, kebudayaan harus dianggap sebagai aset penting yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Masyarakat Tomohon hanya dapat menjadi masyarakat yang besar apabila mampu mewujudnyatakan kebudayaan ke dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kebudayaan daerah menghadapi tantangan, yaitu ketika kekuatan budaya lokal, kearifan lokal, nilai-nilai tradisional dianggap tidak lagi relevan, hingga mulai diabaikan oleh pelaku budayanya.

“Diperlukan sebuah terobosan yang baru dari pelaku budaya untuk melestarikan dan mengembangkan budaya lokal yang ada agar tidak terbawa arus globalisasi,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, Pemkot Tomohon melalui Dikbuda Kota Tomohon bersama Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya melaksanakan Seminar Nasional untuk membahas budaya lokal yang ada di Kota Tomohon sebagai upaya peningkatan kapasitas budaya lokal yang dimiliki oleh masyarakat.

“Pemkot Tomohon memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya yang telah memberikan kesempatan kepada Pemkot Tomohon dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah untuk melaksanakan kegiatan ini,” pungkasnya.

Turut hadir juga pada kegiatan ini Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon Juliana D. Karwur, Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Madjmuddin Ramly, para tokoh-tokoh pemerhati budaya dan akademisi di Kota Tomohon.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com