Connect with us

ZONA DAERAH

Eman ajukan ranperda perubahan RPJMD dan LKPJ

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Wali Kota Tomohon mengajukan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon.

Dua ranperda yang diajukan dalam Rapat Paripurna yang digelar Jumat (22/3/2019) pekan lalu itu, yakni Ranperda tentang Perubahan Kedua Atas Perda Kota Tomohon Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2016-2021, dan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2018.

Ketua DPRD Miky Wenur yang didampingi Wakil Ketua Caroll Senduk dan Youddy Moningka saat memimpin rapat paripurna mengatakan, dalam pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah, perlu ditetapkan Perda tentang perubahan tersebut.

Demikian juga, kata Wenur, untuk laporan pertanggungjawaban wali kota yang wajib disampaikan ke pihak DPRD yang merupakan representasi rakyat dan dipilih langsung oleh rakyat.

“Secara filisofis, LKPJ merupakan manifestasi kemitraan antara DPRD dengan kepala daerah sebagai unsur pemerintahan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman menjelaskan, perubahan berkaitan dengan Perangkat Daerah, menjadi alasan sehingga RPJMD yang telah disusun akan dilakukan perubahan.

Eman berharap, pihak DPRD dapat menerima usulan ranperda tentang perubahan kedua atas Perda RPJMD tersebut, untuk selanjutnya dapat dibahas secara bersama-sama dan dapat ditetapkan menjadi perda.

Terkait LKPJ, lanjut Eman, diharapkan melalui mekanisme yang saling menunjang antara pemerintah daerah dan pihak DPRD, akan semakin membawa manfaat dan berkat bagi seluruh masyarakat Kota Tomohon.

“Pencapaian untuk setiap program dan kegiatan yang telah terlaksana, dimaksimalkan untuk kemajuan Kota Tomohon dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Eman.

Di sela-sela rapat paripurna tersebut, dilakukan penyerahan Ranperda dan buku laporan pertanggungjawaban Wali Kota akhir tahun anggaran.

Turut hadir dalam rapat, para anggota DPRD, serta para unsur pejabat jajaran Pemkot Tomohon.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Zona Sulut

Ini rincian 9 kasus positif corona pada 29 Mei di Sulut

Total kasus positif di Sulut menjadi 306 kasus.

Bagikan !

Published

on

Petugas kesehatan berada di mobil ambulance. (Foto: Zonuatara.com/Ronny A. Buol)

MANADO, ZONAUTARA.COM – Jumlah kasus positif covid-19 di Sulawesi Utara secara akumulatif hingga Jumat (29/5/2020) telah mencapai 306 kasus.

Pada hari ini, sebagaimana yang diupdate Satgas Covid-19 Sulut, ada 9 kasus baru positif yang tersebar di sejumlah daerah.

“Hari ini ada sembilan kasus baru positif sebagaimana yang diupdate oleh Kementerian Kesehatan RI,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, Steaven Dandel.

Penambahan kasus baru yang terus berlangsung saban hari ini memberi indikasi bahwa penularan covid-19 di Sulawesi Utara masih terus terjadi.

Adapun daerah asal dari 9 kasus baru positif tersebut adalah ….

Berikut detil 9 kasus baru positif covid-19 yang diumumkan pada Jumat, 29 Mei 2020.

Kasus 298 merupakan seorang perempuan berusia 25 tahun asal Sangihe. Yang bersangkutan merupakan ODP, pelaku perjalanan dari Bitung, Manado dan Sangihe,” ujar Dandel.

Kasus 299, perempuan, 33 tahun, merupakan ODP di fasilitas kesehatan di Minahasa.

Kasus 300, perempuan, 38 tahun asal Manado, bagian dari klaster Pasar Pinasungkulan.

Kasus 301, perempuan, 19 tahun, asal Manado, bagian dari klaster Pasar Pinasungkulan.

Kasus 302, laki-laki, 48 tahun, asal Manado, kontak erat resiko tinggi dengan Kasus 241.

Kasus 303, laki-laki, 38 tahun, asal Manado, kontak erat resiko tinggi dengan Kasus 241.

Kasus 304, perempuan, 35 tahun, asal Manado, kontak erat resiko tinggi dengan Kasus 241.

Kasus 305, laki-laki, 27 tahun, asal Minahasa Tenggara, kontak erat resiko tinggi dengan Kasus 151.

Kasus 306, laki-laki, 18 tahun, asal Tomohon, kontak erat resiko tinggi dengan Kasus 121.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com