Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

ZONA DAERAH

Pemkot komit wujudkan kesetaraan dan keadilan gender

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comPemerintah Kota (Pemkot) Tomohon telah berkomitmen untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman melalui Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Tomohon O D S Mandagi saat membuka kegiatan pelatihan pengarusutamaan gender (PUG) melalui perencanaan penganggaran responsive gender (PPRG) bagi SDM perencana perangkat daerah Pemkot Tomohon, yang digelar di aula rumah dinas wali kota, Selasa (26/3/2019).

Dia mengatakan, kesetaraan dan keadilan gender telah diamanatkan dalam UUD 1945.

Menurut dia, kesetaraan gender merupakan kesamaan kondisi bagi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh kesempatan serta hak-haknya sebagai manusia, agar mampu berperan dan berpartisipasi dalam kegiatan politik, ekonomi, hukum, sosial, budaya pendidikan dan pertahanan dan keamanan sosial (Hankamnas).

“Diharapkan ke depannya dapat menyusun PPRG dalam program dan kegiatan pembangunan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah Kota Tomohon dr Olga Karinda selaku penyelenggara kegiatan dalam laporannya mengatakan, bahwa maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta pelatihan terhadapa PUG dan PPRG pada perangkat daerah.

“Juga untuk meningkatkan percepatan PUG melalui PPRG bagi SDM perencana perangkat daerah Pemkot Tomohon,” jelasnya.

Tampil sebagai narasumber Akademisi Unsrat En Walewangko dengan peserta dari kepala sub bagian perencanaan/kepala sub bagian yang ada di perangkat daerah Pemkot Tomohon.

Editor : Christo Senduk

Advertisement Hosting Unlimited Indonesia
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

ZONA DAERAH

Eman: mari kita jaga suasana tetap kondusif

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comTahapan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 telah usai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun telah menetapkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil Pemilu 17 April 2019 lalu.

Masyarakat pun diminta untuk menerima apapun yang dihasilkan oleh para penyelenggara Pemilu tersebut dan kembali menyatukan perbedaan yang ada.

Seperti yang diungkapkan Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman.

Dia mengatakan, pesta demokrasi dalam memilih Presiden dan Wakil Presiden, serta para wakil rakyat dari pusat hingga daerah telah terlaksana dengan baik.

Menurut Eman, saat ini merupakan waktu untuk meninggalkan segala perbedaan yang tercipta dalam Pemilu lalu.

“Kami, pemerintah bersama Forkopimda, para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Tomohon berharap, agar pasca-pesta demokrasi, suasana kondusif dapat terjaga,” ungkap Eman, di sela-sela Sosialisasi dan Dialog Sinergitas para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, di aula Homestay Walian, Selasa (21/5/2019).

Eman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat berimplikasi hukum dan dapat menimbulkan keresahan, serta ketidaktentraman, hingga meruntuhkan semangat persatuan di Kota yang ditetapkan sebagai salah satu Kota Toleran di Indonesia ini.

“Mari sama-sama kita jaga kerukunan, kesatuan dan persatuan yang sudah lama tercipta di Kota yang kita cintai ini. Semoga Kota Tomohon dapat menjadi berkat di Sulawesi Utara ini,” harapnya.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending