Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

ZONA DAERAH

Eman dukung kehadiran Asosiasi Pendeta Indonesia

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kota Tomohon terhadap hadirnya Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Cabang Kota Tomohon.

Hal itu diungkapkan Eman saat menghadiri pelantikan pengurus API Kota Tomohon di Rumah Dinas Wali Kota Senin (8/4/2019).

“Merupakan suatu komitmen yang besar untuk mewujudkan dan menunjukkan kesetiaan dan semangat dalam melayani Tuhan. Asosiasi Pendeta Indonesia merupakan organisasi para pendeta Kristen Protestan yang tanpa membedakan denominasi dan dogma gereja. Artinya bekerja sama  membangun tubuh Kristus dan pelayanan kesaksian berdasarkan firman Tuhan,” kata Eman.

Pemerintah Kota Tomohon lanjutnya, akan menunjang dan menopang seluruh program dan kegiatan API karena dipercaya ketika melayani Tuhan ada sukacita dan berkat luar biasa yang akan Tuhan berikan.

“Melayani Tuhan tentu saja tidak lepas dari tantangan dan pergumulan. Namun kita semua percaya ketika kita melayani dengan sungguh-sungguh dan selalu ada sukacita maka pelayanan kita akan berkenan di mata Tuhan sehingga ada berkat yang Tuhan sediakan kepada kita,” pungkas wali kota.

API  sendiri dibentuk untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan pendeta, mempererat kerja sama antar gereja untuk membangun tubuh Kristus dan aktif menyuarakan suara kenabian di akhir zaman.

Rencana jangka pendek organisasi yakni melakukan konsolidasi organisasi hingga ke pelosok kabupaten dan kota, melakukan audiensi dengan pemerintah serta pihak-pihak yang berwenang sesuai tingkatan seperti PGI, PII, PGPI dan BAMAG serta lainnya.

Pelantikan dihadiri Ketua DPD API Provinsi Sulawesi Utara Pdt Drs Dolfie Kuron MTh MBA, Pdt Simon S Rawis STh MPdk selaku Kepala Kantor Kemenag juga sebagai pembina DPC API Kota Tomohon.Dilantik sebagai Ketua DPC API Tomohon,  Pdt Steven Bons Manengkey MTh.

Editor : Christo Senduk

ZONA DAERAH

Eman: mari kita jaga suasana tetap kondusif

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comTahapan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 telah usai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun telah menetapkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil Pemilu 17 April 2019 lalu.

Masyarakat pun diminta untuk menerima apapun yang dihasilkan oleh para penyelenggara Pemilu tersebut dan kembali menyatukan perbedaan yang ada.

Seperti yang diungkapkan Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman.

Dia mengatakan, pesta demokrasi dalam memilih Presiden dan Wakil Presiden, serta para wakil rakyat dari pusat hingga daerah telah terlaksana dengan baik.

Menurut Eman, saat ini merupakan waktu untuk meninggalkan segala perbedaan yang tercipta dalam Pemilu lalu.

“Kami, pemerintah bersama Forkopimda, para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Tomohon berharap, agar pasca-pesta demokrasi, suasana kondusif dapat terjaga,” ungkap Eman, di sela-sela Sosialisasi dan Dialog Sinergitas para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, di aula Homestay Walian, Selasa (21/5/2019).

Eman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat berimplikasi hukum dan dapat menimbulkan keresahan, serta ketidaktentraman, hingga meruntuhkan semangat persatuan di Kota yang ditetapkan sebagai salah satu Kota Toleran di Indonesia ini.

“Mari sama-sama kita jaga kerukunan, kesatuan dan persatuan yang sudah lama tercipta di Kota yang kita cintai ini. Semoga Kota Tomohon dapat menjadi berkat di Sulawesi Utara ini,” harapnya.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending