Connect with us

ZONA DAERAH

Eman minta CPNS sukseskan Pemilu

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comWali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman meminta para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019.

Hal tersebut diungkapkan Eman saat dalam Rapat Koordinasi (Rakor) jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon yang  digelar di Anugerah Hall Tomohon, Rabu (10/4/2019).

“Para tenaga kontrak dan CPNS agar menyukseskan jalannya Pemilihan Umum di Kota Tomohon,” ujar Eman yang didampingi Wakil Wali Kota (Wawali) Syerly Adelyn Sompotan.

Eman pun berharap, agar para tenaga kontrak dan CPNS bisa menjadi teladan bagi masyarakat dan lingkungannya.

“Diharapkan para CPNS dapat mengemban amanah sebaik-baiknya, serta memberikan semangat dan warna baru bagi pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, serta sistem birokrasi di Pemerintah Kota Tomohon,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Eman turut menjelaskan soal Peraturan Wali Kota (Perwako) Tomohon nomor 7 tahun 2018 tentang Tata Cara Rekrutmen Penempatan Penggolongan Pembinaan dan Evaluasi Tenaga Kontrak di lingkungan Pemkot Tomohon.

Anggota DPD-RI Stevanus Liow dan Ketua DPRD Kota Tomohon Miky Wenur turut hadir dan memberikan arahan kepada para CPNS.

Turut hadir dalam kesempatan itu Anggota DPRD Kota Tomohon, jajaran Pemkot Tomohon, serta seluruh tenaga kontrak dan CPNS Kota Tomohon.

Editor: Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Zona Wakil Rakyat

Identitas budaya Sulut harus ditonjolkan di Bandara Sam Ratulangi

Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado akan dibangun lebih besar.

Bagikan !

Published

on

Fanny Legoh

Manado, ZONAUTARA.com – Rencana Pemerintah untuk membangun bandara internasional Sam Ratulangi lebih besar dan megah, mendapat dukungan dari DPRD Sulawesi Utara.

Hanya saja, menurut legislator Fraksi PDIP, Fanny Legoh, unsur dan nuansa budaya diharapkan harus menonjol karena bandara merupakan pintu gerbang daerah ini bagi para pendatang, baik turis domestik maupun internasional.

“Sebagai contoh, bandara internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali yang sarat dengan ornamen bernuansa budaya mereka. Begitu tiba di bandara, kita bisa tahu dan akan selalu ingat dengan budaya-budaya Bali,” terang Legoh kepada wartawan, Rabu (23/10/2019) siang.

Menurut personel Komisi IV bidang Kesra itu, saat ini bandara Sam Ratulangi yang didatangi ratusan hingga ribuan turis sama sekali tidak menggambarkan kearifan lokal. Karena itu, ia meminta agar nuansa dengan motif budaya Sulut yang harus ada di bandara Sam Ratulangi berasal dari seluruh daerah dan suku.

“Harus ada budaya dari Minahasa Raya, Bolaang Mongondouw dan Nusa Utara. Bukan hanya agar budaya kita dikenal dan diingat orang banyak, tapi sebagai penegasan kebesaran dan kekuatan budaya masih kita pegang dan kita hormati,” tambah personel Komisi IV bidang Kesra itu.

Karena itu, kata Legoh, dirinya mengusulkan Komisi IV untuk melaksanakan pertemuan segitiga dengan pihak PT Angkasa Pura dan Pemerintah Provinsi terkait pembangunan bandara ini.

Seperti diketahui, bandara Sam Ratulangi baru menggunakan bahasa Manado dalam pengumuman penerbangan bagi para penumpang. Sedangkan ornamen-ornamen dengan nuansa budaya Sulut tidak nampak. (K-02)

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

Baca Juga

<

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com