Connect with us

ZONA DAERAH

Uji coba di Tomohon, beli Elpiji 3 Kg gunakan E-Voucher

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Kota Tomohon menjadi lokasi peluncuran penggunaan E-Voucher Elpiji 3 Kg, yang dilaksanakan di Kelurahan Paslaten Dua, Kecamatan Tomohon Timur.

Kota Tomohon pun menjadi satu-satunya di Indonesia Timur yang menjadi lokasi uji coba program tersebut.

Diketahui, dalam program ini, masyarakat selaku penerima bantuan sosial, hanya menggunakan kartu atau E-Voucher untuk membeli Elpiji 3 Kg.

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman melalui Sekretaris Daerah Kota (Sekkot) Tomohon H V Lolowang dalam sambutannya mengatakan, kebanggaan bagi Kota Tomohon karena terpilih sebagai daerah uji coba yang mewakili wilayah bagian Timur Indonesia dan sebagai tempat pelaksanaan launching se-Indonesia.

“Ini berarti Tomohon mendapat kehormatan untuk mengimplementasikan kebijakan nasional dalam penyaluran subsidi LPG 3 Kg, serta penjajakan penerapan teknologi transaksi non tunai dalam penyaluran bantuan sosial bagi penerima manfaat, sehingga mampu meningkatkan efisiensi, yakni sebesar Rp60 triliun dalam kebijakan nasional,” ujarnya.

Menurut dia, lokus uji coba di Kota Tomohon mencakup dua kecamatan dengan enam kelurahan, yakni Kecamatan Tomohon Timur di Kelurahan Paslaten II, Rurukan dan Rurukan Satu. Kemudian untuk Kecamatan Tomohon Utara di Kelurahan Kayawu, Kakaskasen II dan Kalaskasen III.

“Jumlah rumah tangga penerima manfaat, yakni 896 penerima. Uji coba penyaluran bantuan sosial ini dipastikan akan sangat membantu masyarakat kurang mampu sehingga subsidi ini diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat kurang mampu yang berada di 44 kelurahan yang masih berjumlah 6690 orang,” pungkasnya.

Hadir dalam launching yang diprakarsai Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Tomohon ini Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Sekretariat Wakil Presiden yang sekaligus adalah Sekretaris Exekutif Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Bambang Widianto.

Kepala Unit Komunikasi dan Kemitraan TNP2K Rufi Gobel, Kasubdit Minyak dan Gas Bumi Direktorat Sumber Daya Energi, Mineral dan Pertambangan Bappenas Dody Vired Sinaga, Kepala Seksi Subsidi Bahan Bakar Ditjen Migas Kementerian ESDM Heru Riyanto, Kacab Bank BRI Tondano Muhamad Tasmin Tajudin, Kepala Bapelitbangda Tomohon Royke Roeroe dan jajaran Pemkot Tomohon.

Editor : Christo Senduk

ZONA DAERAH

Bekraf kembangkan ekonomi kreatif di Tomohon

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Kota Tomohon menjadi satu-satunya daerah di Sulawesi Utara (Sulut) yang dipilih oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk menyelenggarakan program Inovasi dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON) tahun 2019.

Program yang bakal dilaksanakan di lima kabupaten/kota di Indonesia, yakni Tomohon, Aceh Utara, Pangkal Pinang, Lombok Timur dan Kupang ini bentuk komitmen pemerintah terhadap perkembangan ekonomi kreatif daerah.

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman saat mengikuti presentasi dari tim Bekraf yang dilaksanakan di Wise Hotel beberapa waktu lalu pun mengapresiasi Bekraf yang telah memilih Kota Tomohon sebagai lokasi pelaksanaan program tersebut.

“Kami berterima kasih atas dipilihnya Tomohon menjadi satu-satunya kota di Provinsi Sulawesi Utara yang mendapat kehormatan sebagai tempat penyelenggaraan program Inovatif dan kreatif melalui Kolaborasi Nusantara in,” ujar Eman.

Menurut Eman, melalui program tersebut, diharapkan akan semakin mengembangkan ekonomi kreatif di Kota Tomohon.

Sebelumnya, Kepala Bekraf Triawan Munaf di Jakarta menjelaskan, lima daerah tempat pelaksanaan IKKON 2019 tersebut telah melalui proses seleksi sebelum akhirnya dipilih.

“Kelima daerah tersebut terpilih setelah melalui proses pemilihan daerah yang diselenggarakan tahun 2018. Kami berharap, program IKKON ini dapat membantu daerah untuk memaksimalkan potensi kreatifnya, agar dapat memberikan dampak ekonomi secara nyata bagi perekonomian daerah,” ujarnya.

IKKON ini pun, kata dia, merupakan program yang mengusung konsep live in designer dengan mengedepankan kolaborasi antara profesional di bidang kreatif dengan pengrajin lokal dan pemangku kepentingan di daerah.

Sejak 2016, Bekraf melalui IKKON telah mendukung pengembangan ekraf daerah di 15 kota/kabupaten dengan mengembangkan produk yang sudah ada maupun menciptakan produk kreatif baru.

“Melalui kolaborasi ini, diharapkan akan muncul produk–produk kreatif baru yang dapat menjadi ikon dari masing-masing daerah,” ujar Direktur Edukasi Ekonomi Kreatif Bekraf Poppy Savitri.

IKKON 2019 akan mulai dilaksanakan akhir Juli dan ditutup dengan pameran produk IKKON  yang akan diadakan November mendatang. Selain bertujuan meningkatkan kesejahteraan para pengrajin dan memperkuat ekosistem ekraf nasional, Bekraf juga berharap IKKON dapat menjadi kajian pembuatan program dan peraturan atau peta jalan ekonomi kreatif di daerah.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com