Connect with us

ZONA DAERAH

Soal Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik, ini kata Eman

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comPemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), menggelar Sosialisasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE), Kamis (24/5/2019).

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman membuka langsung kegiatan yang digelar di Wise Hotel Tomohon tersebut.

Eman dalam sambutannya mengatakan, Kota Tomohon dalam waktu dekat segera memiliki jaringan internet pendukung.

Menurut dia, jaringan internet pendukung yang bekerja sama dengan provider lainnya tersebut dipersiapkan oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki oleh Kota Tomohon.

Hal itu pun, kata Eman, patut oleh Kota Tomohon. Eman berharap, ke depan di Tomohon tidak ada lagi wilayah yang masuk dalam Blank Spot.

Eman menjelaskan, jaringan internet merupakan kunci dalam menggunakan SPBE.

“Dengan penerapan e-government, maka pemerintah harus mengumpulkan data-data dari semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan menggunakan internet. Jadi, jaringan internet menjadi salah satu hal penting di zaman milenial ini,” ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Tomohon Jusak Toar Pandeirot dalam laporannya menjelaskan, tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada penyelenggara pemerintahan tentang SPBE.

“Serta, untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi, serta kualitas layanan publik,” pungkasnya.

Tampil sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Ketua Relawan TIK Tomohon Quido Kainde.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Zona Minsel

Rumoong Atas Dua jadi “Kampung Tangguh” karena tak labeli stigma negatif warganya yang positif covid-19

Kasus positif covid-19 di Minsel berasal dari desa ini.

Bagikan !

Published

on

Pemdes Rumoong Atas Dua menyerahkan bantuan untuk relawan perbatasan.

MINSEL, ZONAUTARA.COM – Kapolres Minahasa Selatan, AKBP Bangun Widi Septo SIK bersama dengan Kajari serta Assiten 1 Minahasa Selatan (Minsel), berkunjung ke Desa Rumoong Atas Dua, Sabtu (3/7/2020).

Kunjungan tersebut dalam rangka ditetapkannya Desa Rumoong Atas Dua sebagai “Kampung Tangguh” Polres Minsel, Kunjungan ini juga melantik pengurus yang akan bekerjasama nanti.

“Rumoong Atas Dua dipilih karena kerjasamanya kuat dalam penanganan kasus Covid-19 pertama di Minsel, seperti yang sudah kita ketahui bahwa kasus positif pertama ada di kampung ini pada bulan Juni lalu”, ungkap Kapolres AKBP Bangun Septo.

Dalam acara tersebut himbauan tentang aturan New Normal tetap menjadi prioritas. Tempat duduk diatur dengan jarak tertentu serta setiap peserta acara harus memakai masker.

Hukum Tua Desa Rumoong Atas Dua, Franky Rungkat saat ditemui juga menyatakan selalu mengedukasi masyarakatnya tentang aturan dalam new normal ini.

“Masyarakat Desa Rumoong Atas Dua selalu diimbau dalam pelaksanaan new normal ini tetap mengedepankan protokol kesehatan seperti cuci tangan, jaga jarak dan pakai masker. Simpel dan mudah”, ucap Franky.

Franky juga menambahkan bahwa masyarakat Rumoong Atas Dua dari dulu hingga saat ini menjadikan persatuan hal yang paling utama. Hal itu terlihat saat menghadapi kasus covid-19 pertama kali di Minsel yang merupakan warga Desa Rumoong Atas Dua.

Masyarakat di desa tetap saling berbagi terhadap keluarga yang dinyatakan positif terjangkit covid-19, dan tidak melabeli dengan stigma negatif.

“Kami tetap bersama dengan warga sekitar terus menerus membantu keluarga pasien covid-19. Tidak ada yang menjauhi atau menolak”, ungkap Sekdes Rumoong Atas Dua, Onal Warokka.


Berita ini merupakan hasil sindikasi Zonautara.com dengan Kompaq.id

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com