Connect with us

Politik dan Pemerintahan

Pimpin satu BUMN, Ahok masih dalam proses seleksi

Menurut Presiden Jokowi, Ahok memiliki peluang untuk memimpin BUMN mengingat kemampuan dan kinerjanya selama ini.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Gonjang-ganjing mengenai kemungkinan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama yang dikenal dengan sapaan Ahok yang akan menempati posisi strategis di satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), mendapat tanggapan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketika menjawab wartawan usai menyerahkan Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2020, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (14/11/2019) kemarin siang, Presiden Jokowi mengatakan bahwa penempatan Ahok masih dalam proses seleksi di Kementerian BUMN.

Menurut Presiden Jokowi, Ahok memiliki peluang untuk memimpin BUMN mengingat kemampuan dan kinerjanya selama ini.

“Jadi, ini masih dalam proses seleksi,” ujarnya.

Mengenai kemungkinan posisi Ahok nanti apakah sebagai Komisaris atau Direksi, Presiden Jokowi mengatakan, dua-duanya bisa. Mengenai kemungkinan Ahok akan memimpin BUMN energi, menurut Presiden Jokowi, hal itu masalah teknis Kementerian BUMN.

“Kita kan tahu kinerjanya. Nanti penempatannya di mana, itu proses seleksi yang ada di BUMN,” kata Jokowi.

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Politik dan Pemerintahan

KPU Sulut gelar sosialisasi calon perseorangan

Published

on

Acara sosialisasi Pencalonan Perseorangan yang digelar KPU Sulut di Hotel Aston, Rabu (4/12/2019). (Foto: zonautara.com)

MANADO, ZONAUTARA.com Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar acara sosialisasi Pencalonan Perseorangan. Acara tersebut mengacu pada peraturan KPU Nomor 16 tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2020.

Namun pada acara yang digelar di hotel Aston Manado, Rabu (4/12/2019) itu, tak nampak satupun figur-figur yang ingin maju ke Pilgub dari jalur perseorangan. Dan menurut Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh, pihaknya memang belum tahu siapa-siapa yang mau maju dari jalur tersebut.

“Karena itu kami undang secara terbuka untuk bisa hadir di acara sosialisasi ini,” ungkap Mewoh.

Hingga saat ini pun, kata dia, belum ada satu pun yang jelas maju dari jalur perseorangan. Namun, pihaknya tetap membukan help desk bagi siapapun yang ingin maju dari jalur ini.

Terkait dengan batas waktu penyerahan berkas, sesuai PKPU Nomor 16 tahun 2019 adalah tanggal 16-20 Februari 2020. Di mana menurut dia, mulai tanggal 16 Februari 2020 sampai 19 Februari 2020 penyerahan dokumen sampai pukul 16.00 WITA. Tapi, untuk tanggal 20 Februari 2020, dilakukan sampai pukul 24.00.

“Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, para calon perseorangan mempersiapkan berkas dokumen dengan baik sebelum diserahkan ke KPU,” tandasnya.

Soal dukungan, Mewoh menambahkan, dasar perhitungan calon perseorangan adalah 10 persen dari jumlah pemilih pada Pemilu terakhir, yaitu kurang lebih 1.908.000 suara.

”Dukungan juga harus menyebar di 15 kabupaten/kota,” tukasnya.

Dalam acara sosialisasi tersebut, para komisioner KPU menjadi pemateri, di antaranya Yessy Momongan dan Salman Saelangi. Ketua Bawaslu Herwyn Malonda juga ikut memberikan materi. Sedangkan peserta, selain masyarakat umum, juga para jurnalis dari berbagai media di Sulut. (K-02)

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading
Advertisement

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com