Connect with us

ZONA DAERAH

Tomohon komit pertahankan tren pengelolaan keuangan yang baik

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comPemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Laporan Keuangan Perangkat Daerah, di Best Western The Lagoon Hotel Manado, Rabu (8/1/2020).

Kegiatan yang akan berlangsung hingga Jumat (10/1/2020) ini turut dihadiri Kepala Perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Utara Sofyan Antonius.

Diapun dalam kesempatan itu mengapresiasi Pemkot Tomohon atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Di mana, kata dia, untuk percepatan proses pelayanan dan memberikan spirit kerja untuk mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-VII secara berturut-turut.

“Ini merupakan kebanggaan bagi kami sebab fungsi advisor tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, bimtek itu dilakukan sebagai upaya untuk terus mempertahankan tren pengelolaan keuangan daerah yang baik.

Menurut Eman, laporan keuangan pemerintah daerah merupakan bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan APBD yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya sesuai dengan UU 17 tahun 2003 tentang keuangan negara

“Untuk mencapai laporan keuangan pemerintahan yang berkualitas, harus memenuhi prasyarat normatif yang diukur dari relevan, anndal, dapat dibandingkan, dan dapat dipahami,” tuturnya.

Eman berharap, seluruh peserta untuk mengikuti bimtek dengan serius dan mencermati materi yang dibawakan narasumber.

Dalam kesempatan itupun turut dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman(MoU) antara BPKP Kantor Perwakilian Sulawesi Utara dan Pemkot Tomohon.

Turut hadir dalam kesempatan itu Inspektur Kota Tomohon Jane Bolang, Kepala BPKPD Gerardus Mogi, serta para peserta bimtek dari seluruh perwakilan Perangkat Daerah.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Zona Bolmong Raya

Bebas virus corona, 30 pekerja PT Conch asal China dinyatakan sehat

Hasil pemantauan tidak ditemukan tanda-tanda gejala COVID 19

Bagikan !

Published

on

Pertemuan Dinkes Bolmong, KKP dan manajemen PT Conch terkait penyampaian hasil pengawasan terhadap 30 TKA asal Cina yang diisolasi selama 14 hari. (Foto: Zonautara.com/Ite)

BOLMONG, ZONAUTARA.com – Setelah diisolasi selama 14 hari, 30 tenaga kerja asing (TKA) asal China yang bekerja di PT Conch North Sulawesi Cement Bolaang Mongondow (Bolmong) akhirnya dinyatakan sehat.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolmong, Erman Paputungan, dari hasil pemantauan yang dilakukan bersama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas III Bitung, wilayah kerja Labuan Uki, kondisi kesehatan 30 TKA tersebut dalam kondisi baik hingga hari ke 14, Rabu (19/2/2020).

“Selama 14 hari kita lakukan pemantauan dan pemeriksaan suhu badan, pengamatan fisik dan dialog tentang keluhan atau hal-hal yang dirasakan. Pihak perusahaan juga kooperatif dan mendukung tindakan pemerintah ini. Dan hasilnya, semua dalam kondisi baik,” kata Paputungan saat dihubungi via ponselnya.

Baca juga: Bikin resah, 30 pekerja PT Conch asal Cina di Bolmong diisolasi

Dari hasil tersebut, Dinkes bersama KKP tidak menemukan adanya tanda-tanda yang mengarah pada gejala COVID-19 (Corona Virus Desease 2019).

“Atas dasar itu juga 30 TKA asal China yang bekerja di PT Conch sudah bisa beraktivitas kembali seperti biasa. Dan masyarakat juga diminta untuk tidak perlu khawatir,” ungkap Erman.

Sebelumnya, 30 pekerja PT Conch asal Tiongkok yang baru tiba di Indonesia pada 4 Februari 2020 lalu, sempat menggegerkan warga Bolmong khususnya sekitar perusahaan. Ke-30 TKA tersebut merupakan karyawan pabrik semen yang beroperasi di Kelurahan Inobonto I, Kecamatan Bolaang dan baru kembali dari Cina untuk merayakan tahun baru Imlek.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com