Connect with us

HEADLINE

Update Corona 26 Maret: 21 ribu kematian, Amerika bertambah 10 ribu kasus

Kasus terkonfirmasi secara global sebanyak 467.592 kasus.

Bagikan !

Published

on

ZONAUTARA.COM – Kenaikan jumlah kasus pasien terkonfirmasi Covid-19 di Amerika Serikat saat ini semakin mengkhawatirkan. Dalam sehari, Rabu (25/3/2020) kemarin ada 10.743 kasus baru di Amerika.

Total orang terjangkit corona di Amerika saat ini sebanyak 65.599 orang, danbaru 393 orang dinyatakan sembuh.

Angka kematian di Amerika juga cukup tinggi bertambah 150 kematian dalam sehari, menjadikan total 930 orang meninggal.

Italia dekati China

Angka kasus di Italia belum juga menunjukkan penurunan. Dalam sehari kemarin bertambah 5.210 kasus baru, sehingga total orang terjangkit di Italia menjadi 74.386 orang.

Jumlah kasus ini telah mendekati China yang menjadi asal muasal Covid-19. Di China tercatat 81.218 kasus, dan dalam beberapa hari tidak ada lagi kasus baru dan nol kematian.

Angka kematian di Italia total 7.503 orang, dua kali lipat dari kematian di China yang hanya 3.281 orang. Pada Rabu kemarin ada 683 orang meninggal di Italia. Sementara yang sembuh total 9.362 orang.

Swiss melonjak

Lonjakan kasus di Swiss juga mengkhawatirkan. Saat ini kasus terkonfirmasi terjangkit di Swiss sudah mencapai 10.897 orang, dan 153 diantaranya meninggal, 131 orang sembuh.

Negara lain yang jumlah kasus di atas 10 ribu adalah Spanyol (49.515 kasus), Jerman (37.323), Iran (27.017) dan Perancis (25.233).

Dalam sehari kemarin jumlah pertambahan kasus terkonfirmasi secara global ada sebanyak 45.018 orang sehingga total menjadi 467.592 kasus, sebagaimana update dari situs Worldometers.info, Kamis (26/3) pukul 07.15 WITA.

Jumlah kematian global sebanyak 21.176 orang atau sebesar 4,5%, bertambah 2.282 orang dalam sehari. Sementara yang sembuh sebanyak 113.808 orang atau sebesar 24,3 persen.

790 kasus di Indonesia

Pemerintah Indonesia mengupdate perkembangan Covid-19 pada Rabu (25/3) pukul 12.00 WIB ada sebanyak 790 pasien terkonfirmasi terinfeksi virus SARS-CoV-2 ini.

Sebanyak 31 orang dinyatakan sembuh dan sudah bisa pulang dari perawatan, atau sebesar 3,9 persen.

Sebanyak 58 orang tercatat meninggal atau sebesar 7,3 persen hampir dua kali lipat dari rasio kematian secara global.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !

HEADLINE

Mengapa kasus baru positif corona di Sulut melonjak tinggi?

Masih ada 1433 sampel swab test yang belum keluar hasilnya.

Bagikan !

Published

on

Petugas dari Dinkes Prov. Sulut bersiap mengirim sampel covid-19 untuk diperiksa di laboratorium. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

MANADO, ZONAUTARA.COM – Pada Rabu (8/7/2020) kemarin, Satgas Covid-19 Sulawesi Utara melaporkan kasus baru positif terkonfirmasi virus corona yang sangat tinggi.

Angka kasus baru positif ini bahkan menjadi rekor tertinggi kasus harian yang pernah diumumkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Provinsi Sulut.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, ada 89 kasus baru yang diumumkan pada Rabu kemarin.

Penambahan 89 kasus baru ini, membuat masyarakat Sulut terkejut. Pasalnya dalam beberapa hari terakhir, angka penambahan kasus harian cenderung menurun. Misalnya pada tanggal 3 Juli hanya 19 kasus baru, tanggal 4 Juli ada 13 kasus baru, bahkan pada tanggal 6 Juli hanya ada 10 kasus baru, yang diikuti dengan angka orang sembuh yang jauh lebih tinggi.

Menanggapi tingginya angka kasus baru tersebut, Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, Steaven Dandel memberi penjelasan melalui rilis tertulis yang diterima oleh Zonautara.com.

Menurut Dandel, sepanjang tujuh hari terakhir hasil swab dari laboratorium PCR di luar Provinsi Sulut sudah keluar. Sebagaimana diketahui kebijakan pengiriman sampel swab ke laboratorium di luar Sulut, diambil untuk mengatasi gap antara masifnya jumlah sampel yang dikumpulkan oleh jejaring surveilans dengan kemampuan laboratorium yang ada di Sulut.

“Jejaring surveilans rata-rata mengambil swab 400 hingga 600 sampe per hari, semetara kemampuan dua laboratoriumPCR di Sulut masih terbatas memeriksa antara 200 hingga 300 sampel per hari,” jelas Dandel.

Dalam waktu dekat menurut Dandel, kapasitas pemeriksaan sampel swab di sulut akan ditingkatkan menjadi 1000 sampel per hari.

Laporan Satgas Covid-19 Sulut menyebutkan, sejak pertengahan Juni hingga 7 Juli 2020, sebanyak 3.755 sampel telah dikirim ke laboratorium di luar daerah.

“Laboratorium yang dimaksud adalah Laboratorium BTKL PP Makasar, Laboratorium BBLK Jakarta, Laboratorium LBM Eijkman Jakarat dan Laboratorium Bapelitbangkes Kemenkes RI di Jakarta,” rinci Dandel.

Rincian Satgas Covid-19 Sulut, ada 2322 sampel swab yang sudah keluar hasilnya dimana 1923 hasilnya negatif dan sebanyak 393 hasilnya positif.

“Terdapat dua sampel yang inkonclusive dan empat sampel invalid. Masih ada 1433 sampel yang ditunggu hasilnya,” jelas Dandel.

Melihat data-data yang disodorkan Satgas Covid-19 Sulut, bisa diprediksi bahwa dalam beberapa hari kedepan, kasus baru positif virus corona masih akan terus bertambah.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com