ZONAUTARA.com – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) akan segera dihentikan bila harga minyak dunia kembali normal. Saat ini, harga minyak mengalami fluktuasi signifikan, yang berdampak pada kebijakan WFH tersebut.
Purbaya menjelaskan bahwa WFH diterapkan sebagai langkah strategis untuk mengurangi konsumsi bahan bakar dan menjaga stabilitas ekonomi selama lonjakan harga energi global. Namun, dengan normalisasi harga minyak, diharapkan ASN kembali beraktivitas di kantor.
“Data sedang divalidasi terkait ambang batas harga minyak yang dimaksud, namun intinya kebijakan ini bersifat situasional. Jika harga minyak sudah normal, WFH ASN akan disetop,” ujar Purbaya dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Purbaya menekankan pentingnya efisiensi energi. Menurutnya, pengurangan mobilitas ASN efektif mengurangi beban subsidi energi dalam mata uang Rupiah yang harus ditanggung pemerintah saat harga energi melonjak. Pemerintah terus memantau perkembangan pasar energi internasional sebelum memutuskan pencabutan WFH sepenuhnya.
Prioritas utama pemerintah, ujar Purbaya, tetap pada produktivitas ASN, baik ketika bekerja secara daring maupun luring. Dengan kata lain, mekanisme presensi digital dan efektivitas kerja tetap menjadi indikator utama bagi keberhasilan kebijakan ini.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

