10 varian virus corona dengan penamaan baku yang baru

Kini penamaan varian baru virus Corona sudah menggunakan alfabet Yunani, seperti alfa, beta, gamma dan seterusnya.

ZONAUTARA.comVirus Corona yang bermula dari Wuhan, Cina itu kini sudah memecah menjadi beberapa varian. Awalnya penamaan varian baru virus Corona itu menggunakan nama negara asal varian virus itu ditemukan. Tujuannya memudahkan identifikasi.

Tapi kini badan organisasi kesehatan dunia, WHO telah menetapkan penamaan bakunya. Tidak boleh lagi menggunakan nama negara. Jadi tidak ada lagi penyebutan misalnya varian Inggris.

Alasan WHO menghapus penamaan varian virus Corona berdasarkan nama negara asal temuannya, karena dianggap melekatnya nama negara akan memojokan negara tersebut.

Kini penamaan varian baru virus Corona sudah menggunakan alfabet Yunani, seperti alfa, beta, gamma dan seterusnya.

Meski demikian, penamaan resmi berdasarkan lineage genetik, seperti B.1.1.7 masih tetap digunakan. Hanya saja, karena dinilai susah diingat, penggunaannya sebatas di kalangan ilmiah saja.




Di sisi lain, penamaan Yunani bertujuan untuk mempermudah kalangan awam yang sebelumnya kesulitan mengingat varian-varian baru Covid-19.

Dalam visualisasi ini, terdapat 10 nama varian baru virus Corona yang ditemukan hingga awal Juni 2021.

Bekerja sebagai jurnalis lebih dari 20 tahun terakhir. Sebelum mendirikan Zonautara.com bekerja selama 8 tahun di Kompas.com. Selain menjadi jurnalis juga menjadi trainer untuk digital security, literasi digital, cek fakta dan trainer jurnalistik.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com