Connect with us

ZONA DAERAH

Tangani permasalahan hukum, KPU Tomohon gandeng Kejari

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon, di kantor Kejari, Rabu (30/1/2019).

Penandatanganan MoU antara Ketua KPU Kota Tomohon Harryanto Lasut dengan Kepala Kajari (Kajari) Edy Winarko ini pun terkait penanganan masalah hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019.

Kajari Edy Winarko dalam sambutannya mengatakan, kejaksaan sebagai institusi penegak hukum juga bertugas untuk memberikan bantuan hukum.

Menurut Winarko, pihaknya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) terkait Kejaksaan, khususnya dalam bidang Tata Usaha Negara juga melayani untuk memberikan bantuan hukum kepada instansi lainnya, termasuk KPU.

“Kami berharap agar bisa menjalin hubungan dan komunikasi yang baik, sehingga kami akan dengan senang hati memberikan bantuan hukum baik secara litigasi dan non litigasi,” ungkap Winarko, sembari meminta pihak KPU untuk membuat Surat Kuasa Khusus (SKK).

Dia menambahkan, pihaknya pun memberikan apresiasi kepada KPU, yang sudah menjalin kerjasama tersebut, sebagai salah satu upaya kelancaran penegakan hukum dalam bidang datun.

Sementara itu, Ketua KPU Tomohon Harryanto Lasut mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi KPU.

Di mana, kata dia, dalam rangka melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, pihaknya bisa di-back up oleh Kejaksaan sebagai Jaksa Pengacara Negara (JPN).

“Peran kejaksaan sangat penting,
sehingga syukur waktu lalu Kejari Tomohon dan KPU Tomohon bisa menjadi yang terbaik dalam penanganan masalah hukum pada pelaksanaan pilkada waktu lalu. Harapan kita, apa yang kita capai waktu lalu bisa lebih baik di bawah kendali Kajari Bapak Edy Winarko,” ujarnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu Komisioner KPU Andreas Wowor dan Robby Golioth bersama Kepala Sekretariat KPU Tomohon Noldy Runtu, Kepala Seksi (Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) Yosi Korompis dan Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Arthur Piri, serta jajaran Kejari Tomohon.

Editor : Christo Senduk




Zona Manado

Ini 40 nama anggota DPRD Kota Manado periode 2019-2024

Published

on

zonautara.com

MANADO, ZONAUTARA.com – Sebanyak 40 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado periode 2019-2024 resmi dilantik di Aula Kantor Walikota Manado, Rabu (14/08/2019). Pada Rapat Paripurna Dalam Rangka Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD Manado masa jabatan 2019-2024, pelantikan tersebut dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Manado Lukman Bachmid.

Berikut ini 40 nama anggota DPRD terpilih Kota Manado masa jabatan 2019-2024 berdasarkan partai pengsung:

PDI Perjuangan
1. Altje Dondokambey (pimpinan sementara DPRD Manado)
2. Andre Gerungan
3. Hengky Kawalo
4. Jane Laluyan
5. Jemmy Gosal
6. Jean Sumilat
7. Christy Masengi
8. Zakarias Tatukude
9. Jonas Makawata
10. Rosalita Manday

Partai Demokrat
1. Royke Anter
2. Lily Walanda
3. Nortje Van Bone
4. Maikel Towoliu
5. Vanda Pinontoan
6. Franseska Kolanus

Partai Nasdem
1. Yanti Kumendong
2. Frederik Tangkau
3. Franko Wangko
4. Andrey Laikun
5. Arthur Rahasia

Partai Golkar
1. Conny Rares
2. Lily Binti
3. Meikel Maringka
4. Ridwan Marlian
5. Sonny Lela

Partai Gerindra
1. Suharto Kiu
2. Benny Parasan
3. Mona Kloer
4. Nanses Rakian

PAN
1. Bambang Hermawan
2. Lucky Datau
3. Abdul Wahid Ibrahim
4. Bobby Daud

Partai Perindo
1. Revani Parasan
2. Robert Tambuwun

PKS
1. Suyanto Yusuf
2. Syarifudin Saafa

Partai Hanura
1. Reynold Wuisan

PSI
1. Jurani Rurubua

Editor: Rahadih Gedoan

Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com