Connect with us

ZONA DAERAH

Pemkot gelar Konsultasi Publik RKU APBD 2020

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Rancangan Kebijakan Umum (RKU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tomohon tahun 2020 segera disusun oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon.

Namun sebelumnya, pemkot melalui instansi terkait pun perlu meminta masukan masyarakat terkait penyusunan RKU APBD 2020 tersebut.

Seperti yang dilaksanakan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tomohon, yang menggelar Forum Konsultasi Publik RKU APBD 2020, di Wale Syalom Kolongan, Rabu (10/7/2019)

Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman melalui Asisten III Lily Solang dalam sambutannya mengatakan, melalui forum tersebut, ada sejumlah harapan yang ingin dicapai terkait penyusunan RKU APBD 2020 tersebut.

Pertama, kata Solang, seluruh komponen masyarakat diharapkan memberikan sumbangan pemikiran, sehingga dapat mengakomodir berbagai aspirasi masyarakat yang akan dipaduserasikan dengan kebijakan dan program pembangunan pemerintah.

Di samping itu, yang terpenting adalah adanya sinkronisasi dan sinergitas antarprogram pembangunan, yang kemudian diharapkan akan mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi wilayah, serta menjawab permasalahan dan kebutuhan mendesak di tahun 2020.

Kedua, diharapkan forum diharapkan ini mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi dan menyempurnakan program-program EMAS Pemkot Tomohon di tahun 2020, yang mengambil tema ‘Peningkatan Sumber Daya Manusia dan Infrastruktur untuk pertumbuhan yang berdaya saing, yang selaras dengan rencana kerja pemerintah daerah.

“Saya menyampaikan penghargaan kepada para narasumber baik dari unsur Pemerintah Kota Tomohon sendiri, serta Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Provinsi Sulawesi Utara yang selalu mendampingi Kota Tomohon,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Anggaran BPKPD Kota Tomohon dalam membacakan laporan kegiatan mengatakan, bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah sebagai sarana penyampaian informasi dan program/kegiatan prioritas Kota Tomohon hasil analisa permasalahan dan isu strategis.

“Yang kemudian akan dituangkan dalam Kebijakan Umum Anggaran tahun 2020 Pemerintah Kota Tomohon untuk diajukan kepada DPRD Kota Tomohon,” ujarnya.

Tampi sebagai narasumber dalam kegiatan ini, yakni Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kota Tomohon Royke Roeroe, serta Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Provinsi Sulut Syaloom Korompis.

Editor : Christo Senduk

ZONA DAERAH

Soal Rancangan KUA PPAS APBD 2020, ini penjelasan Eman ke DPRD

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon menggelar rapat paripurna, Rabu (18/7/2019).

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Miky JL Wenur ini pun mengagendakan mendengarkan penjelasan Wali Kota mengenai rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) APBD dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2020 Kota Tomohon.

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman dalam penjelasannya mengatakan, KUA APBD Kota Tomohon Tahun Anggaran 2020 merupakan dokumen perencanaan anggaran yang digunakan sebagai dasar penyusunan PPAS APBD tahun anggaran 2020.

KUA dan PPAS APBD, kata Eman, merupakan acuan dalam penyusunan rancangan APBD KOTA TOMOHON tahun anggaran 2020. KUA APBD ini disusun dengan mengacu pada dokumen perencanaan pembangunan daerah, yaitu dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tomohon tahun 2016-2021 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tomohon tahun 2020.

RKPD Kota Tomohon tahun 2020 ini dalam penyusunannya berpedoman pada arah kebijakan dan strategi pembangunan yang digariskan dalam RPJMN 2015-2019.

“RKPD ini juga merupakan penjabaran dari pelaksanaan RPJMD Provinsi Sulawesi Utara dan RPJMD Kota Tomohon tahun 2016-2021, sesuai dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2020, yaitu pembangunan sumber daya manusia untuk pembangunan berkualitas,” ujar Eman.

Menurut Eman, berdasarkan sasaran dan prioritas pembangunan RKPD tahun 2020, telah ditetapkan dalam lima prioritas daerah, yaitu peningkatan kualitas SDM, pertumbuhan ekonomi, daya saing dan investasi, sosial budaya dan pariwisata, pengembangan infrastruktur, pemanfaatan sumber daya alam.

“Dalam rancangan KUA serta PPAS APBD tahun anggaran 2020 ini, pada sisi pendapatan diproyeksikan sebesar Rp671.850.581.559. Selanjutnya pada pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp23.170.667.511. Dari rencana penerimaan pendapatan daerah dan pembiayaan daerah tahun 2020 sebagaimana telah disampaikan, maka anggaran yang dapat dimanfaatkan untuk belanja daerah tahun 2020 adalah diproyeksikan sebesar Rp695.021.249.070. Rincian belanja daerah pada tahun 2020 terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp294.583.477.008 dan belanja langsung sebesar Rp. 400.437.772.062,” jelasnya.

Turut hadir dalam paripurna tersebut para anggota DPRD Kota Tomohon dan para Asisten Setda Kota Tomohon, Kepala Perangkat Daerah, Camat serta Lurah se-Kota Tomohon.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com