Connect with us

ZONA DAERAH

Eman hadiri Forum APCS di Brisbane, bahas pengembangan Citynet

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman menghadiri Forum Asia Pacific Cities Summit (APCS) 2019, di Brisbane, Australia 7 hingga 10 Juli 2019.

Dalam forum tersebut, dibahas terkait pengembangan kota-kota anggota Citynet, yakni terkait ragam inovasi dan juga solusi untuk kenyamanan dalam transportasi, sehingga meminimalisir kemacetan.

Dalam forum tersebut, peserta memperoleh pembekalan dalam pengembangan kota cerdas, dengan mencontohi Kota Ipswich di Australia yang begitu sukses dalam menerapkan Kota Cerdas, sehingga menjadi tujuh kota top sebagai pemimpin global dalam penerapan inovasi untuk mengembangkan transformasi ekonomi dan sosial.

“Kota Tomohon fokus membahas Smart City, inovasi publik, pengembangan kepariwisataan dan transportasi, serta kegiatan lainnya,” ujar Eman melalui Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Jhon Kapoh

Menurut dia, dalam forum tersebut pun Wali Kota Eman juga akan menyampaikan informasi terkait promosi pelaksanaan TIFF 2019 yang menunjang kepariwisataan nasional, sekaligus pengembangan Kota Cerdas Tomohon.

Peserta yang hadir dalam forum ini, yakni Wali Kota dari berbagai negara Asia Pasifik seperti Korea, China, Jepang, India, Malaysia dan Indonesia hadir.

Sedangkan dari Indonesia, selain Wali Kota Tomohon juga dihadiri Wali Kota Bogor, Wali Kota Ambon, Wali Kota Denpasar, Wali Kota Banjarmasin, serta sejumlah Wali Kota lainnya dari Provinsi Sumatera, Kalimantan, NTB yang mewakili Komisariat Wilayah Apeksi di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Eman didampingi Sekretaris Daerah Kota (Sekkot) Harold V Lolowang, sejumlah pejabat di jajaran Pemkot Tomohon dan sejumlah Anggota DPRD Kota Tomohon.

Diketahui, Dewan Kota Brisbane mengoperasikan sebanyak 21 Armada CityCats dan sembilan Feri Monohull (termasuk City Hoppers).

Jaringan 25 terminal terbentang dari The University of Queensland di StLucia (UQSt Lucia), hingga Northshore Hamilton.

Model transportasi modern mendukung laju pembangunan dan pengembangan kota. Contoh dan praktik terbaik tentu dapat diterapkan untuk kesejahteraan kota.Masyarakat diharapkan mendukung dan memelihara hasil-hasil pembangunan yang telah dan sementara dilaksanakan.

Sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Australia menghadirkan jaringan transportasi umum kelas dunia, Dewan Brisbane memperkenalkan SpeedyCats pada September 2018.

SpeedyCats menyediakan 100 layanan jam sibuk ekspres setiap minggu. Contoh yang baik dapat diterapkan dan disesuaikan dengan anggaran yang ada.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Zona Bolmong Raya

Krisis air bersih di Bolmong terus maluas

Rata-rata air di sumur mengering

Bagikan !

Published

on

By

BOLMONG,ZONAUTARA.com– Kekeringan di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) semakin membawa dampak buruk bari warga. Salah satunya adalah krisis air bersih.

Baru-baru ini, 300 jiwa di Desa Bolangat Timur, Kecamatan Sangtombolang harus mendapatkan suplai air bersih dari pemerintah kabupaten.

Pasalnya, semua sumber air bersih seperti sumur yang biasa digunakan sedikitnya 90 kepala keluarga (KK) di desa itu rata-rata mengering. Ada juga yang airnya mengeruh sehingga tidak layak dikonsumsi.

Kali ini, informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong, dua desa di Kecamatan Passi Barat juga mengalami hal yang sama, yaitu Bintau dan Wangga.

Kepala Seksi Tanggap Darurat, BPBD Bolmong Abdul Muin Paputungan menyebutkan, untuk Desa Bintau sudah dilakukan assessment dan hasilnya, 90 persen sumur sudah mengering.

Sisanya, air yang keluar tidak layak lagi dikonsumsi karena sudah keruh. Sehingga ditetapkan, layak dan memenuhi kriteria untuk mendapai suplai air bersih.

“Untuk Desa Wangga, laporannya baru masuk hari ini. Dan akan dilakukan assessment besok pagi,” kata Abdul Muin, Selasa (17/09/2019).

Selain dua desa tersebut, info yang diterima BPBD juga ada satu desa di Kecamatan Bolaang, yakni Desa Ambang II. Hanya saja, menurut Abdul Muin, info yang diterima BPBD baru secara lisan.

Prosedurnya, menurutnya, harus dilaporkan secara resmi melalui surat, dengan melampirkan dokumen pendukung lain, seperti jumlah kepala keluarga dan jumlah jiwa yang terdampak.

Itu bertujuan agar pihak PBBD bisa menghitung jumlah kebutuhan air bersih yang akan disalurkan.

“Jadi intinya, setelah menerima laporan resmi dari pemerintah desa, kemudian kita lakukan peninjauan langsung di lapangan dan hasilnya kita laporkan ke pimpinan hingga ke Bupati. Dengan indikator-indikator tersebut sehingga bupati langsung memerintahkan untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Di sisi lain, Abdul menyebutkan, untuk pemberian kebutuhan dasar dalam bentuk air bersih, berdasarkan standar BNPB adalah 7,5 liter per orang per hari. Dihitung sama rata dari semua usia.

Baik dewasa maupun anak-anak. Dengan catatan, air yang diberikan itu khusus untuk dikonsumsi. Dalam hal ini minum dan memasak. Bukan untuk mandi, cuci pakaian atau kebutuhan lainnya.

“Nanti untuk tiga hari kedua, jumlahnya naik menjadi 15 liter per hari per jiwa,” tandasnya.

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com