Connect with us

ZONA DAERAH

Wali Kota Eman jajal Sirkuit Puncak Wawo

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comJemaat GMIM Imanuel Walian Wilayah Tomohon Tiga menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) 2019 Speed Offroad and Grasstrack ‘Imanuel’ Walian yang bergulir sejak Kamis (19/7/2019).

Kejurda yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-151 Jemaat GMIM Imanuel Walian dengan memperebutkan Piala Wali Kota Tomohon dan Ketua DPRD ini pun dilaksanakan di Sirkuit Puncak Wawo, Kecamatan Tomohon Selatan.

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman pun membuka kegiatan tersebut secara resmi. Bahkan, usai membuka kegiatan Eman pun turut menjajal sirkuit tersebut.

Dalam sambutannya, Eman mengatakan, selaku pemerintah, pihaknya mendukung penuh kegiatan. Kegiatan tersebut, kata Eman, diharapkan boleh menjadi kegiatan yang bermakna dan memberikan dampak positif bagi pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon.

Menurut Eman, kegiatan ini diharapkan akan memberi dampak dalam bidang pariwisata, karena bisa juga menjadi kegiatan tambahan dalam iven besar Pemkot Tomohon.

“Semoga ke depan akan menjadi program olahraga wisata di Kota Tomohon. Bagi peserta kiranya tetap memperhatikan keamanan dan keselamatan selama berkompetisi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia Miky Wenur menjelaskan, kegiatan ini merupakan yang pertama dilaksanakan di Kota Tomohon.

Ketua Panitia Pelaksana Tomy Kaunang mengatakan, peserta kegiatan untuk mobil ada lebih dari seratus peserta. Begitu pun, kata dia, dengan peserta motor.

“Kegiatan ini diikuti para pembalap dari berbagai daerah, di dalamnya para pembalap papan atas yang sudah dikenal di daerah dan nasional,” jelasnya.

Hadir dalam pembukaan kegiatan, jajaran pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Utara, perangkat Pelayan Jemaat GMIM Imanuel Walian dan jajaran Pemkot Tomohon.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

KABAR SULUT

Banggar DPRD Sulut dorong penyesuaian anggaran untuk pembiayaan BPJS

Published

on

Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw. (Foto: Istimewa)

MANADO, ZONAUTARA.comKetua DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Andrei Angouw memimpin rapat pembahasan hasil evaluasi penyempurnaan Ranperda APBD Provinsi Sulut tahun anggaran 2020, oleh Direktorat Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI.

Rapat ini melibatkan Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sulut yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Edwin Silangen dan jajarannya.

Dalam pembahasan, dibicarakan tentang anggaran belanja pembangunan usai dievaluasi oleh Kemendagri. Salah satu yang paling banyak mendapat sorotan adalah anggaran subsidi Pemerintah Daerah terhadap iuran BPJS sebesar Rp86 milliar.

Ada kenaikan Rp24 milliar yang digunakan untuk membayar selisih kenaikan anggaran BPJS.

Angouw menjelaskan, pemerintah harus benar-benar fokus mengurus ini, mengingat dana tersebut diperuntukkan bagi masyarakat miskin yang belum ter-cover oleh Pemerintah Pusat.

“Pemerintah Kabupaten dan Kota juga harus diberi kewajiban itu, agar semua masyarakat benar-benar bisa terlayani,” kata Angouw.

Sekprov Edwin Silangen menjelaskan, adanya penyesuaian untuk 14 poin, tambahan yang penting yang dievaluasi di antaranya Rumah Sakit, BPJS dan  pemberian gizi untuk balita.

“Untuk anggaran BPJS ini merupakan bantuan Pemprov untuk Kabupaten/kota,” kata Silangen.

Hal yang sama dijelaskan anggota Banggar Amir Liputo, soal selisih bayar BPJS yang terkait dengan kenaikan BPJS.

“Dengan demikian ada penyesuaian anggaran untuk menutupi selisih bayar, untuk masyarakat miskin. Khususnya kelas tiga,” tambahnya.

Liputo mendorong pemerintah harus menyiapkan anggaran guna membantu masyarakat kecil. (K-02)

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com