Connect with us

Zona Tomohon

Digelar 16 September, pelatikan 20 legislator baru dimatangkan

Untuk nama belum bisa dipastikan karena masih menunggu balasan dari partai

Bagikan !

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Sebanyak 20 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon periode 2019-2024 dipastikan akan dilantik 16 September 2019 mendatang. Pelantikan terhadap para legislator terpilih hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 ini pun akan dilaksanakan di kantor DPRD Tomohon.

Berbagai persiapan terus dilakukan pihak Sekretariat DPRD Tomohon untuk mematangkan pelaksanaan pelantikan itu. Teranyar, Sekretariat DPRD Tomohon dipimpin langsung Sekretaris DPRD Fransiskus Lantang menggelar simulasi pelantikan, di ruang rapat paripurna, Jumat (06/09/2019).

Simulasi tersebut pun masih diperagakan oleh para staf di kantor tersebut dan belum melibatkan para anggota DPRD terpilih. Lantang mengatakan, tujuan pelaksanaan simulasi, yakni agar supaya proses pelantikan nantinya bisa berjalan baik dan khidmat.

“Kita berharap, tanggal 14 atau 15 (September, red) kita laksanakan gladi kotor dan gladi bersih bersama para Anggota DPRD terpilih,” katanya.

Dia menjelaskan, secara umum, pihaknya sudah siap untuk melaksanakan proses pelantikan anggota DPRD Tomohon terpilih.

“Semuanya sudah siap, kami sudah koordinasi dengan Ketua Pengadilan Negeri yang akan membacakan sumpah janji. Perlengkapan para anggota DPRD juga sudah lengkap, mulai dari pakaian dan lain-lain,” jelas Lantang, di kantornya Jumat siang.

Menurut dia, pihaknya saat ini tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulut.

“Kami berharap, SK Gubernur segera terbit. Kami yakin sebelum tanggal 16 September SK sudah ada,” ujarnya.

Terkait pimpinan DPRD sementara, lanjut Lantang, akan diberikan kepada pemenang pertama dan kedua pada Pemilu 2019 di Kota Tomohon.

“Yang pasti pimpinan DPRD sementara diberikan kepada pemenang pertama dan kedua, yaitu Golkar dan PDIP. Kami sudah menyurat kepada kedua partai ini. Untuk nama belum bisa kita pastikan. Kita akan menunggu balasan dari partai,” pungkasnya.

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !

ZONA DAERAH

Kantongi 7.933 dukungan, KPU nyatakan dokumen RoSe memenuhi syarat

Published

on

Ketua KPU saat menyerahkan berita acara penerimaan berkas kepada bapaslon perseorangan RoSe. (Foto: zonautara.com/Christo Senduk)

TOMOHON, ZONAUTARA.comProses pemeriksaan dokumen syarat dukungan bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon Robert Pelealu dan Sello Fransiskus HA Soekirno, di Komisi Pemilihan Umum (KPU) berlangsung panjang, Sabtu (23/2/2020).

Terpantau, bapaslon yang dikawal puluhan pendukungnya ini tiba di kantor KPU Tomohon sekitar pukul 10.00 WITA.

Keduanya pun kemudian secara langsung menyerahkan dokumen syarat dukungan tersebut kepada kepada pihak KPU Tomohon.

Usai diserahkan, tim dari KPU pun langsung melakukan pemeriksaan terhadap ribuan syarat dukungan berupa formulir yang disertai KTP Elektronik dari pendukung.

Proses tersebut pun berlangsung hingga sekitar pukul 20.15 WITA.

Hasilnya, Ketua KPU Harryanto Lasut bersama empat komisioner lainnya masing-masing Stenly Kowaas, Robby Golioth, Jacobus Wowor dan Albertien Vierna Pijoh dokumen menyatakan, syarat dukungan dari bapaslon berjuluk RoSe tersebut telah memenuhi syarat untuk diproses ke tahap selanjutnya.

“Jumlah dukungan yang diserahkan berjumlah 7.962. Namun, setelah dilakukan pengecekan, jumlah dukungan yang lengkap berjumlah 7.933, dengan sebaran di lima kecamatan,” ujar Lasut.

Menurut Lasut, jumlah syarat dukungan yang dimasukkan oleh pasangan yang berlatarbelakang Jaksa dan TNI ini pun telah memenuhi syarat minimal yang ditetapkan oleh KPU, yaitu sebanyak 7.097 dukungan.

“Berdasarkan hasil pengecekan dukungan bapaslon perseorangan Robert Pelealu dan Sello Fransiskus HA Soekirno dinyatakan memenuhi yarat dukungan dan sebaran. Sehingga dokumen bapaslon perseorangan kami nyatakan diterima,” pungkas Lasut.

Proses penyerahan dan pengecekan dokumen syarat dukungan tersebut diawasi langsung oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon Deisy T Soputan dan Anggota Bawaslu Merwan Irfan Dokal.

Diketahui, usai dinyatakan memenuhi syarat, dokumen bapaslon perseorangan tersebut selanjutnya akan diverifikasi administrasi oleh pihak KPU.

Tak hanya itu, ribuan dukungan tersebut akan diverifikasi secara faktual satu per satu oleh KPU.

Sementara itu, bapaslon RoSe saat diwawancarai mengatakan, data yang dimasukkan merupakan data yang benar.

Sehingga, pihaknya optimis syarat dukungan yang telah dimasukkan akan diterima dan bisa menjadi tiket bagi bapaslon tersebut untuk mencalonkan diri sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 23 September 2020 mendatang.

“Kami sudah mengantisipasi jika terjadi kekurangan. Yang pasti, dukungan ini akan kita jaga dan kembangkan,” ujar bapaslon RoSe, didampingi Ketua Tim LO Philip Karamoy.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com