Kisah 5 fotografer Ukraina mengabadikan situasi perang

Mykhaylo Palinchak berkata, "Saya tidak pernah memegang senjata apa pun di tangan saya, tetapi saya bisa memegang kamera."

Seorang wanita tua bersembunyi di bawah selimut setelah dia dievakuasi dari Irpin pada 8 Maret. (Julia Kochetova)

Mykhaylo Palinchak, 37 tahun, saat ini berada di Kyiv dan tidak memiliki rencana untuk pergi, meskipun istri dan dua putranya telah pindah ke Polandia.

Palinchak lahir di kota Uzhhorod di Ukraina Barat dan menghabiskan bertahun-tahun tinggal di Kyiv.

Palinchak merasa bahwa mendokumentasikan sejarah melalui foto-fotonya sangat penting mengingat disinformasi Rusia.

“Saya merasa berkewajiban, sebagai orang Ukraina, untuk mendokumentasikan peristiwa tersebut,” katanya. “Saya tidak pernah memegang senjata apa pun di tangan saya, tetapi saya bisa memegang kamera… Kebenaran adalah satu-satunya senjata yang dimiliki Ukraina.”

Kisah 5 fotografer Ukraina mengabadikan situasi perang
Pemandangan umum sebuah ruangan di gedung administrasi di pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl, di mana prajurit Garda Nasional Ukraina disandera sejak dimulainya invasi Rusia, pada 8 April. (Mikhail Palinchak—EPA-EFE/Shutterstock)

Tugas paling menantang bagi Palinchak adalah memotret jalan raya M06, sekitar 20 kilometer dari Kyiv.




“Saya tidak menyangka begitu banyak mayat yang tergeletak di jalan selama berminggu-minggu. Saya belum pernah melihat begitu banyak kematian, rasa sakit, dan tragedi dalam hidup saya sebelumnya.”

Bekerja sebagai jurnalis lebih dari 20 tahun terakhir. Sebelum mendirikan Zonautara.com bekerja selama 8 tahun di Kompas.com. Selain menjadi jurnalis juga menjadi trainer untuk digital security, literasi digital, cek fakta dan trainer jurnalistik.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com