Connect with us

HUKUM & KRIMINAL

Bawa Pedang Samurai, Lan Diringkus Resmob Tikala

Published

on

zonautara.com
Lan saat digiring ke Mapolsek Tikala.(Foto: zonautara.com/K-05)

MANADO, ZONAUTARA.com – CT alias Lan warga Kelurahan Tanjung Batu Kecamatan Singkil terpaksa diringkus oleh Tim Resmob Polsek Tikala karena kedapatan sedang membawa senjata tajam (Sajam) jenis Katana atau pedang Samurai pada Rabu (14/2/2018).

Kapolsek Tikala AKP Taufik Arifin ketika dikonfirmasi menjelaskan, penangkapan berawal saat Tim Resmob mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada sekelompok pemuda yang sedang berkumpul dan hendak menyerang ke Kelurahan Banjer Lingkungan IV Kecamatan Tikala, tepatnya di Lorong Kampet.

Tak menunggu lama, Tim yang di bawah Pimpinan Kanit Reskrim Ipda Iyudi Hartanto ini langsung merespon informasi tersebut dengan mendatangi lokasi kejadian. Alhasil, dari sekelompok pemuda tersebut seorang di antaranya kedapatan sedang membawa pedang Samurai.

“Pelaku bersama barang bukti kita telah giring ke Polsek Tikala untuk proses hukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tandas Arifin.(K-05)

 

Editor: Rahadih Gedoan

Comments

comments

Click to comment

Komentar

HUKUM & KRIMINAL

Polresta Manado Tatap Muka Dengan Tokoh Agama

Published

on

zonautara.com

MANADO, ZONAUTARA.com Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado menggelar tatap muka dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Manado, Rabu (21/2/2018). Kegiatan tersebut digelar untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan koordinasi antara kepolisian dengan para tokoh agama, guna menjaga toleransi dan kerukunan umat beragama di Kota Manado.

Dalam kesempatan tersebut Wakapolresta AKBP Arya Perdana mengatakan, FKUB diharapkan untuk terus berkoordinasi mencegah guna terjadinya konflik agama.

“Daerah ini dikategorikan aman, namun kita tetap harus waspada dan mengantisipasi mengenai masalah agama yang lagi viral saat ini,” ujar Perdana.

Menurut Perdana, pihaknya berharap, FKUB dapat memberikan arahan kepada umat dan jemaah masing-masing, baik di Masjid dan Gereja, untuk tidak terprovokasi dengan berita–berita bohong yang dapat memecah belah kerukunan umat beragama di wilayah Kota Manado dan Sulawesi Utara (Sulut).

“Kerukunan umat beragama di Sulut, khususnya Kota Manado diharapkan tetap terjaga dengan baik dan bisa jadi contoh buat kota yang lain,” kata Perdana.

Sementara itu, Ketua FKUB Kota Pdt Renata Ticonuwu dalam sambutannya mengatakan, bahwa setiap permasalahan agama yang terjadi di wilayah Kota Manado langsung dikoordinasikan dengan pihak Kepolisian.

“Ke depan akan ada beberapa program rutin untuk melakukan sosialisasi tentang kerukunan antarumat beragama dan meningkatkan toleransi di Kota Manado,” ujar Ticonuwu. (K-05)

 

Editor : Christo Senduk

Comments

comments

Continue Reading

HUKUM & KRIMINAL

Sadis! Tersangka Penikaman ASN di Minut Mengaku Sakit Hati

Published

on

zonautara.com
Tersangka FR (jaket merah) bersama aparat Kepolisian, usai menyerahkan diri di Polres Minut. (Foto: zonautara.com/K-15)

MINUT, ZONAUTARA.com Tersangka kasus penikaman terhadap seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Utara (Minut), akhirnya menyerahkan diri di Polres Minut, pukul 04.30 Wita, Rabu (21/2/2018).

Sehari sebelumnya, tersangka FR alias Frank (30), warga Desa Laikit, Kecamatan Dimembe, mendatangi kantor Sekretariat DRPD Minut, kemudian terlibat pertengkaran dengan seorang ASN di kantor tersebut yang tak lain merupakan istrinya. Korban atas nama Jeane Manua dilarikan ke Rumah Sakit Prof. Kandouw Manado karena mengalami dua luka tusuk yang di bagian dada dan perut.

Tidak sampai 24 jam setelah kejadian, tersangka akhirnya menyerahkan diri kepada aparat kepolisian dan mengakui perbuatannya. Saat menjalani pemeriksaan, tersangka hanya tertunduk sambil menjawab satu per satu pertanyaan petugas pemeriksa.

“Saya sakit hati melihat istri selingkuh dengan laki-laki lain. Karena gelap mata, saya langsung menikam istri saya sebanyak dua kali,” kata FR kepada sejumlah awak media usai menjalani pemeriksaan di ruang Satreskrim Polres Minut.

Baca Juga: Percobaan Pembunuhan Gemparkan Sekretariat DPRD Minut

Kapolres Minut AKBP Alfarits Pattiwael melalui Kepala Satuan Reskrim AKP Ronny Maridjan, membenarkan adanya peristiwa penikam yang terjadi di kantor DPRD Minut dan pelaku sudah menyerahkan diri.

“Tersangka telah menyerahkan diri langsung di Mapolres Minut. Sementara, motif dari kejadian tersebut adalah masalah keluarga. Selanjutnya diserahkan ke Piket Reskrim untuk proses lebih lanjut,” ujar Maridjan. (K-15)

 

Editor : Christo Senduk

Comments

comments

Continue Reading
%d bloggers like this: