Connect with us

ZONA DAERAH

Soal dugaan pelanggaran netralitas, Bawaslu klarifikasi tiga pejabat Tomohon

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tomohon melakukan pemanggilan dan klarifikasi terhadap tiga oknum pejabat di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon.

Klarifikasi ini pun terkait dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang heboh di media sosial beberapa waktu lalu.

Tiga oknum pejabat yang diketahui, masing-masing menjabat Kepala Dinas (Kadis), Camat dan juga Lurah di salah satu kelurahan di Kota Tomohon. Ketiganya pun dipanggil dan diklarifikasi oleh Bawaslu, Selasa (5/3/2019).

Ketua Bawaslu Kota Tomohon Deisy T Soputan ketika dikonfirmasi tak menampik hal tersebut.

Baca Juga: Pejabat dan ASN terlibat politik praktis, siap-siap dipidana penjara 

Dia mengatakan, pihaknya telah melakukan investigasi terhadap laporan tersebut hingga memanggil empat orang saksi.

Di mana, kata dia, selain ketiga oknum pejabat tersebut, pihaknya pun turut melakukan klarifikasi terhadap salah satu personel Panitia Pengawa Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) Tomohon Barat.

“Kami telah melakukan pemanggilan dan klarifikasi terhadap pihak-pihak sebagaimana yang disebutkan di status media sosial tersebut,” ungkap Soputan.

Menurut dia, dugaan pelanggaran tersebut masih akan terus berproses.

Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (HP3S) Bawaslu Tomohon Steffen S Linu menambahkan, pemanggilan untuk klarifikasi ini diharapkan bisa menjadi peringatan bagi ASN hingga pejabat untuk tidak terlibat dalam politik praktis.

“Pejabat dan ASN harus bersikap netral. Kalau ditemukan adanya dugaan keterlibatan pejabat dan ASN akan kami tindak,” pungkasnya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

ZONA DAERAH

URC Totosik amankan pelaku penganiayaan di Kakaskasen

Published

on

Tim URC Totosik saat berada di TKP. (Foto: Istimewa)

TOMOHON, ZONAUTARA.comPeristiwa penganiayaan kembali terjadi di Kota Tomohon, Minggu (13/10/2019) dini hari.

Pelakunya, JL alias Bless (39), warga Lingkungan IV, Kelurahan Kakaskasen Satu, Kecamatan Tomohon Utara.

Sementara, korbannya lelaki Riano Paat (22), warga Lingkungan VI, Kelurahan Kakaskasen Dua.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di Jalan Kalutay, Lingkungan IV, Kelurahan Kakaskasen.

Pelaku saat diamankan di Mapolsek Tomohon Utara. (Foto: Istimewa)

Tim URC Totosik Polres yang mendapat informasi adanya kejadian itu langsung menuju ke lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Komandan Tim (Katim) URC Totosik Bripka Yanny Watung menjelaskan, berdasarkan pengumpulan keterangan di TKP, peristiwa itu terjadi di sela-sela pesta pernikahan yang berlangsung di wilayah tersebut.

Menurut Watung, pelaku yang merupakan penyedia sewa sound system di perayaan pesta pernikahan, sekitar pukul 01.20 WITA, hendak mematikan sound system karena sudah larut.

“Pelaku ditegur salah satu pria yang sudah mabuk hingga terjadi adu mulut. Ketika terjadi adu mulut, datang korban yang bermaksud melerai. Tanpa sebab yang jelas pelaku langsung memukul wajah korban beberapa kali,” tutur Watung.

Akibatnya, kata Watung, korban mengalami pecah bibir dan hidung mengeluarkan darah.

“Pelaku sudah kami amankan ke Mapolsek Tomohon Utara,” ungkap Watung.

Sementara itu, Kapolres Tomohon AKBP Raswin B Sirait melalui Kapolsek Tomohon Utara AKP Ronny Rondonuwu membenarkan peristiwa tersebut.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com