TERKINI
Harga emas hari ini, 11 Oktober 2026•Menlu Komunikasikan Upaya Indonesia Atasi Karhutla dengan Malaysia•KBRI Riyadh Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Serangan Bandara Riyadh•Bamsoet Dorong Pengembangan Industri Motor Listrik Nasional•Kapolri Lakukan Rotasi 7 Wakapolda di Indonesia•Prabowo Sambut Presiden El-Sisi di Istana Negara•Veda Ega Finis Keenam di Moto3, Quiles Juara Dunia 2026•12 Tewas dan 309 Terluka dalam Serangan Terhadap Bandara Riyadh•Gempa M5.7 Guncang Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat•Pengembangan Kawasan Industri, Protes KPU India: Rangkuman Berita Nasional 11 Oktober 2026•Harga emas hari ini, 11 Oktober 2026•Laga Rayo Vallecano vs Bilbao Dibatalkan Akibat Protes Suporter•Lille Menangi Laga Kontra Le Havre 1-0, Tiago Santos Alami Cedera Parah•Car Free Day Sudirman-Thamrin Dibatasi Hingga Pukul 09.00 WIB•Polda Bali Gagalkan Upaya Penyelundupan 22 Penyu Hijau•Polisi India Menahan Puluhan Demonstran Dalam Protes Besar New Delhi•Daud Yordan Menangkan Gelar ABF Diamond Super Welterweight•Pria Tewas Diserang Harimau di Yorkshire Wildlife Park•El Nino, Benda Bersejarah: Rangkuman Berita Nasional 10 Oktober 2026•Dua Pelajar Tewas di Tangsel Akibat Hindari Senjata Tajam•Banjir Parah Rendam Dua Kecamatan di Padang, Evakuasi Warga Jadi Fokus•Pemadaman Listrik di Stasiun Depok Berlangsung Singkat•BPBD Evakuasi Warga Terjebak Banjir Bandang di Padang•Banjir Bandang Menerjang Padang, Evakuasi Warga Terhambat•KY Ingatkan Pentingnya Perlindungan Hakim Pasca Insiden di PN Pati•Pemimpin Kelompok ‘Cockroach’ Ditahan dalam Protes di Delhi•Semangat ‘Torang Samua Basudara’ warnai Gala Dinner World Coconut Day 2026•Wagub Sulut temui Plt Kajati, bahas tata kelola pemerintahan dan penegakan hukum•Harga emas hari ini, 10 Oktober 2026•Veda Ega Pratama Start dari Posisi Ketujuh di Moto3 Mandalika 2026•
PANTAU IKLIM

Platform laporan warga, kerugian ekonomi petani & nelayan, dan data ilmiah terbuka tentang dampak iklim di Sulut.

DATA SULUT

Akses ribuan data tentang Sulawesi Utara yang terstruktur dan interaktif melalui platform yang dikembangkan Zonautara.com berbasis peta.

KEAMANAN DIGITAL

Pelajari keamanan siber dari nol hingga mahir. Ratusan artikel, modul interaktif, dan direktori tools terlengkap.

INFO KAPAL

Temukan jadwal dan rute kapal Pelni dalam peta interaktif sesuai pelabuhan tujuan semua pelabuhan di Indonesia. Diupdate setiap bulan.

Platform laporan warga, kerugian ekonomi petani & nelayan, dan data ilmiah terbuka tentang dampak iklim di Sulut.

Akses ribuan data tentang Sulawesi Utara yang terstruktur dan interaktif melalui platform yang dikembangkan Zonautara.com berbasis peta.

Pelajari keamanan siber dari nol hingga mahir. Ratusan artikel, modul interaktif, dan direktori tools terlengkap.

Temukan jadwal dan rute kapal Pelni dalam peta interaktif sesuai pelabuhan tujuan semua pelabuhan di Indonesia. Diupdate setiap bulan.

Follow Instagram Kami
🚨 BREAKING NEWS: Banjir bandang kembali menerjang Nepal, Minggu 11 Oktober 2026.

Banjir ini memunculkan kekhawatiran baru soal perubahan iklim dan ketahanan infrastruktur.

Dari banjir pada 26 Agustus lalu hingga peristiwa 11 Oktober ini, Nepal kembali diingatkan akan kerentanannya menghadapi cuaca ekstrem.

Apakah infrastruktur kita siap menghadapi risiko iklim yang kian meningkat?

#nepal
#banjirbandang 
#perubahaniklim

...

459 6
TERJADI LAGI DI NEPAL!

BANJIR BANDANG MENERJANG KAWASAN MANASLU, RUMAH DAN JEMBATAN HANYUT*

Banjir bandang membawa lumpur, batu-batu besar, dan material longsoran menerjang kawasan pegunungan di Distrik Gorkha, Nepal, Minggu (11/10/2026). Sungai Budhi Gandaki meluap secara tiba-tiba, merusak permukiman dan infrastruktur di sepanjang alirannya.

Peristiwa ini terjadi di kawasan sekitar Manaslu, gunung setinggi 8.163 meter yang merupakan puncak tertinggi kedelapan di dunia.

BAGAIMANA BANJIR INI TERJADI?

Berdasarkan laporan awal otoritas Nepal, tanah longsor diduga membendung aliran sungai atau salah satu anak Sungai Budhi Gandaki di sekitar Lokpa–Chumling, wilayah Chumnubri, Gorkha.

Material longsoran membentuk bendungan alami yang menahan air. Ketika sumbatan tersebut terbuka atau jebol, air yang tertahan dapat mengalir deras ke hilir, membawa lumpur, batu, dan puing dalam jumlah besar.

Fenomena ini dikenal sebagai landslide-dam outburst flood, yakni banjir akibat jebolnya bendungan alami yang terbentuk oleh longsor. Namun, penyebab pasti kejadian di Gorkha masih dalam penyelidikan.

Warga setempat dilaporkan mulai mendengar suara gemuruh dari arah sungai sekitar pukul 04.00 waktu Nepal, sebelum aliran air meningkat tajam.

SEBERAPA BESAR DAMPAKNYA?

Menurut laporan media Nepal Onlinekhabar, lebih dari 35 rumah dilaporkan hanyut di sejumlah lokasi, termasuk Salleri, Bagar, dan Ghattikhola.

Banjir juga menghanyutkan jembatan gantung dan jembatan kendaraan, serta merusak fasilitas proyek pembangkit listrik tenaga air di sekitar aliran Budhi Gandaki.

Warga yang tinggal di bantaran sungai bergegas menyelamatkan diri menuju tempat yang lebih tinggi. Aparat Nepal mengerahkan petugas dan tim penyelamat, sementara peringatan bahaya juga disampaikan kepada permukiman di hilir.

Hingga saat ini pada Minggu siang, belum ada korban jiwa yang dilaporkan. Namun, pendataan kerusakan dan pemantauan kondisi sungai masih berlangsung.

Sumber informasi: Reuters, Associated Press, The Kathmandu Post, dan Onlinekhabar Nepal (11 Oktober 2026).

Video: mountain.trekking

#Nepal
#BanjirBandang
#Manaslu

...

436 12
Sapi Makin Kurus Karena Kekeringan

Akun Facebook Fatma Gumalangi mengupload video yang memperlihatkan kondisi sapi-sapi di Solog, Lolak, Bolaang Mongondow dalam kondisi kekurusan karena rumput yang biasanya menjadi pakan mereka sudah kering.

Bolaang Mongondow juga terdampak El Nino yang parah di tahun ini. Sudah beberapa bulan tidak pernah turun hujan. Banyak sawah yang mengalami puso, tanaman perkebunan mati karena air menghilang. Begitu juga dengan peternak yang kesulitan mencari pakan dan air minum untuk hewan ternak.

#kekeringan
#kemarau
#elnino

...

9 0
PULUHAN IKAN GASTOR DISELAMATKAN DARI RAWA YANG MENGERING DI PAPUA. TAHUKAH ANDA IKAN APA INI?

Dalam video yang diunggah akun Facebook Angger Papua, terlihat sejumlah warga Papua berupaya menyelamatkan puluhan ekor ikan gastor yang terjebak di perairan yang mengering di sekitar Kali Maro. Ikan-ikan tersebut dikumpulkan, dimasukkan ke dalam karung, lalu dibawa menuju sungai yang masih berair. Di sana, warga melepaskannya kembali agar ikan-ikan itu dapat bertahan hidup.

Lantas, apa itu Kali Maro dan ikan gastor?

Kali Maro, atau Sungai Maro, merupakan salah satu sungai penting di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Alirannya terhubung dengan wilayah perbatasan Papua Nugini dan bermuara ke Laut Arafura. Sungai ini menjadi sumber kehidupan masyarakat, jalur transportasi, tempat mencari ikan, sekaligus habitat berbagai jenis satwa air, termasuk arwana Papua.

Sementara itu, ikan gastor adalah sebutan masyarakat setempat untuk ikan gabus yang dikenal sebagai gabus Toraja. Ikan ini umumnya diidentifikasi sebagai Channa striata, jenis ikan air tawar yang mampu mengambil oksigen langsung dari udara sehingga lebih tahan terhadap kondisi perairan minim oksigen dibandingkan banyak jenis ikan lainnya.

Namun, ada fakta ekologis yang menarik.

Dari beberapa literatur, gastor ternyata bukan ikan asli Papua. Ikan ini merupakan spesies introduksi yang telah berkembang di berbagai perairan Papua, termasuk Merauke.

Sebagai ikan predator, gastor memangsa ikan-ikan kecil dan organisme air lainnya. Penelitian di lahan basah Kaliki, Merauke, yang diterbitkan dalam Jurnal Iktiologi Indonesia menunjukkan bahwa keberadaan ikan introduksi, termasuk gastor, berpotensi mengancam keanekaragaman ikan asli.

Karena itu, penyelamatan ikan gastor seperti dalam video memiliki dua sisi yang menarik untuk dipahami: kepedulian warga terhadap makhluk hidup yang terancam akibat mengeringnya perairan, sekaligus persoalan ekologis mengenai keberadaan ikan nonasli dalam ekosistem Papua.

Video ini mengingatkan kita bahwa kehidupan di sungai dan rawa Papua menyimpan hubungan yang kompleks antara manusia, air, dan keanekaragaman hayati.

Video: Facebook/Angger Papua

#KaliMaro
#Papua
#IkanGastor

...

190 14
Sebelum sebuah pohon di kota ditebang, pertanyaan pertama yang perlu dijawab adalah: apa masalahnya, dan apa buktinya?

Pemeriksaan perlu melihat kondisi batang, akar, cabang, serta kestabilan pohon. Letaknya juga penting: apakah menghalangi pandangan pengendara, menutup penerangan, atau berkonflik dengan jalan dan saluran air? Pemeriksaan teknis oleh tenaga yang kompeten membantu menentukan tindakan yang sesuai.

Dalam kajiannya, Robbyn Steven Mamengko, mahasiswa S3 Ilmu Pertanian UNG, mengusulkan prinsip: satu pohon, satu pemeriksaan, satu keputusan. Kondisi dan risiko setiap pohon perlu dinilai sebelum menentukan penanganannya.

Jika masalahnya ada pada cabang atau tajuk, pemangkasan dapat dipertimbangkan. Jika berkaitan dengan posisi lampu, trotoar, atau drainase, perubahan desain perlu diuji. Pemindahan pohon pun perlu dinilai kelayakan, biaya, dan peluang keberhasilannya.

Manfaat yang berpotensi hilang juga harus diperhitungkan: keteduhan, penyimpanan karbon, peran dalam menahan air hujan, dan habitat. Menanam bibit pengganti membutuhkan waktu serta pemeliharaan untuk menghasilkan fungsi yang sebanding.

Penebangan selektif dapat diperlukan ketika risiko tinggi tidak dapat ditangani melalui pilihan lain yang layak. Alasannya perlu didokumentasikan, disertai rencana penggantian dan pemantauan. Publik juga perlu mendapat penjelasan tentang dasar keputusan tersebut.

Infografik ini diolah dari kajian Robbyn Steven Mamengko yang diterima Zonautara.com pada 9 Oktober 2026. 

#PohonKota
#RuangHijau
#Lingkungan

...

9 0
🌳 APAKAH POHON MEDIAN JALAN PALOKO KINALANG PERLU DITEBANG?

Besok Jumat malam (9 Oktober 2026), kita duduk bersama dan membicarakannya.

Zonautara.com bersama Gusdurian Kotamobagu dan Tampa Baca menggelar Diskusi Publik tentang penebangan pohon di median Jalan Paloko–Kinalang, Kotamobagu.

Ini bukan seminar. Tidak ada pembicara atau narasumber yang ditempatkan sebagai pusat forum. Semua yang hadir punya ruang yang sama untuk menyampaikan pendapat, pandangan, pertanyaan, bahkan ketidaksetujuan. 
Moderator hanya akan menjaga agar percakapan berjalan tertib dan semua suara mendapat kesempatan.

Diskusi terbuka bagi LSM, akademisi dan pakar, pemerhati dan aktivis lingkungan, serta masyarakat umum.
Dan supaya malam Jumat tidak terlalu tegang, di sela-sela diskusi kita akan punya SPECIAL BREAK bersama komika Iyai Arbie. 🎤😂

Yuk gabung:
📅 Jumat, 9 Oktober 2026
⏰ Pukul 19.00 WITA
📍 Cafe Bukaka, Kotobangon, Kotamobagu

Untuk 30 pendaftar pertama melalui WhatsApp akan ditraktir kopi + snack oleh Redaksi Zonautara.com.
Info kehadiran: Neno — 0852-4272-9272

Datang dengan pendapat Anda sendiri. Tidak perlu sepakat. Yang penting, kita punya ruang untuk saling mendengar.

Sampai jumpa besok malam!

#DiskusiPublik
#Kotamobagu
#PalokoKinalang

...

47 0
Gunung Api Karangetang di Pulau Siau erupsi.

Aktivitas Gunung Karangetang sesuai laporan Pos Pengamatan Gunung Api, Senin (5/10/2026 menunjukkan 54 gempa hembusan, 33 tremor non-harmonik, 21 tremor harmonik, 2 gempa guguran, serta gempa vulkanik, hybrid, tektonik lokal dan tektonik jauh. Secara visual, asap kawah putih tebal teramati setinggi 5–10 meter, sementara guguran lava dari Kawah Utara teramati mengarah ke selatan sejauh sekitar 700 meter, serta ke sektor barat daya, barat dan barat laut dengan jarak hingga 1 kilometer.

Gunung Karangetang masih berstatus Level II (Waspada). Masyarakat dan wisatawan diminta tidak mendekati, mendaki atau beraktivitas dalam radius 1,5 kilometer dari Kawah Dua dan Kawah Utama, serta area perluasan sektoral ke arah selatan-barat daya sejauh 2,5 kilometer.

Warga di sekitar bantaran sungai yang berhulu dari Karangetang juga diminta mewaspadai potensi guguran lava, awan panas guguran, lahar hujan dan banjir bandang.

Karangetang adalah salah satu gunung api paling aktif di Sulawesi Utara.

#GunungKarangetang #Karangetang #Sitaro #GunungApi #PVMBG Waspada

...

1784 5
Pemred Zonautara Ronny, akan hadir sebagai salah satu pembicara di Local Media Summit 2026. Ronny akan mempresentasikan project inovatif yang sedang dikembangkan oleh Tim Zonautara, yaitu Pantau Iklim @pantauiklim. Project ini menjadi bukti nyata bagaimana media lokal bisa mengambil peran strategis dalam isu global yang dikemas secara relevan bagi komunitasnya.

Kenapa Local Media Summit (LMS) 2026 Penting untuk Diikuti?

Industri media lokal di Indonesia kini berada di persimpangan jalan krusial. Pemangkasan anggaran publikasi dan ketergantungan pada iklan pemerintah daerah membuktikan bahwa model bisnis lama tidak lagi berkelanjutan.
Di sinilah pentingnya LMS 2026. Forum tahunan yang diinisiasi oleh Suara.com ( @suaradotcom ) dan IMS ini hadir sebagai solusi nyata untuk mendorong media lokal naik kelas dan bertransformasi menjadi entitas mandiri (beyond media) melalui penguasaan teknologi digital, strategi pendanaan alternatif, hingga kolaborasi jaringan yang solid.

Tahun ini, LMS akan lebih jauh soal membahas bagaimana media lokal bukan cuma soal reach. Karena tantangan terbesar bagi media saat ini adalah bagaimana mengubah audiens yang singgah menjadi komunitas yang loyal, membangun kepercayaan (trust), dan pada akhirnya, menciptakan model bisnis yang berkelanjutan (sustainability).

Sudah saatnya media lokal naik kelas!

📍 LOCAL MEDIA SUMMIT 2026
Beyond Reach: From Discovery to Community, Trust, and Sustainability
🗓️ 22–23 Oktober 2026
📌 Manhattan Hotel Jakarta

Informasi detil tentang LMS 2026 dapat dilihat di sini: https://localmediacommunity.com/id atau akun @localmediacommunity 

#LocalMediaSummit2026
#LMS2026
#PantauIklim
#BeyondMedia

...

7 1
Palembang sedang tidak baik-baik saja. Hingga Minggu, 4 Oktober 2026, kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih mengepung kawasan Jakabaring dan sekitarnya dengan kondisi yang kian mengkhawatirkan.

Berdasarkan pantauan stasiun BMKG, kualitas udara di Palembang bahkan sempat menyentuh kategori Sangat Berbahaya (hitam) dengan konsentrasi PM2.5 yang melonjak ekstrem hingga menembus angka 503 µg/m³. Kabut asap tebal berwarna kekuningan menyelimuti area Jalan Pangeran Ratu hingga Tugu Parameswara, membuat jarak pandang menurun drastis dan memicu bau menyengat yang menyesakkan dada.

Meski kondisi udara sangat tidak sehat, sebagian warga terpantau masih memadati kawasan Jakabaring Sport City untuk beraktivitas di akhir pekan. Di sisi lain, pemerintah kota juga telah menyiagakan layanan kesehatan di berbagai kecamatan untuk mengantisipasi lonjakan kasus ISPA.

Warga diimbau sebisa mungkin kurangi aktivitas di luar ruangan, dan jika memang harus keluar rumah, pastikan wajib memakai masker standar (seperti N95) demi kesehatan pernapasan kita bersama. Stay safe, Palembang!

#Palembang
#KabutAsap
#Karhutla

...

4 0
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com