TERKINI
Korsel Pertimbangkan Ekspansi Militer ke Timur Tengah•KPK Geledah Kantor BNPB Usai Tetapkan Tersangka Korupsi•Zelensky Tegaskan Ukraina Berhak Bela Diri Pasca Kritik Trump•Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi percepat penguatan pasokan pertalite untuk Manado dan sekitarnya•Antrean Pertalite di Manado, Pertamina tunggu tambahan 5 juta liter•Antrean BBM di Manado masih panjang, Pertamina tambah 3.000 KL pertalite, polisi turun ke SPBU•Pemerintah diminta waspadai narasi industri rokok, soal vape tidak sebabkan diabetes•Harga emas hari ini, 16 Oktober 2026•Prabowo Kumpulkan Menteri dan Wakil Menteri di Istana Bogor•Ahmad Luthfi Rahmatullah Terjaring OTT KPK di Klaten•Prabowo Subianto Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor•Pramono Anung Akan Kirim Bantuan ke Daerah Terdampak Karhutla•Pertamina Tingkatkan Layanan, Antrean BBM di Bali Mulai Landai•Indonesia dan Iran Tingkatkan Kerja Sama Ekosistem Halal Pangan•Kelangkaan BBM di Beberapa Daerah Terkait Gangguan Distribusi dan Cuaca•Penembakan di Sekolah Dasar Oregon Tewaskan Empat Orang•OTT Bupati Klaten, Karhutla Melonjak: Rangkuman Berita Nasional 16 Oktober 2026•Harga emas hari ini, 16 Oktober 2026•Dansatgas TMMD ke-130 Tinjau Langsung Penggalian Pondasi Jalan di Kampung Tanaki•Streaming Langsung Timnas Futsal Indonesia vs Brasil di Copa das Nacoes•BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Perairan Barat Sumatra pada 16 Oktober•Sumsel Uji Coba 1,5 Ton Dry Ice Atasi Kabut Asap•Tito Karnavian Kritik Penggunaan Dana Pascabencana di Sumatera•Ulama dan Politisi Muslim Kecam Rencana Intervensi Khotbah Jumat•DPR Desak Usut Tuntas Dugaan Pelecehan di Unpas Bandung•Bus Tabrak Kereta di Terowongan Channel, 19 Orang Terluka•Karhutla Bromo, Korupsi Nikel: Rangkuman Berita Nasional 15 Oktober 2026•Direktur PT RAS Jadi Tersangka Kebakaran Hutan di Sumsel•Badai Konflik, Masa Depan Ronaldo di Timnas Portugal Diragukan•Kabut Asap Karhutla Selimuti IKN, Istana Garuda Tertutup•
PANTAU IKLIM

Platform laporan warga, kerugian ekonomi petani & nelayan, dan data ilmiah terbuka tentang dampak iklim di Sulut.

DATA SULUT

Akses ribuan data tentang Sulawesi Utara yang terstruktur dan interaktif melalui platform yang dikembangkan Zonautara.com berbasis peta.

KEAMANAN DIGITAL

Pelajari keamanan siber dari nol hingga mahir. Ratusan artikel, modul interaktif, dan direktori tools terlengkap.

INFO KAPAL

Temukan jadwal dan rute kapal Pelni dalam peta interaktif sesuai pelabuhan tujuan semua pelabuhan di Indonesia. Diupdate setiap bulan.

Platform laporan warga, kerugian ekonomi petani & nelayan, dan data ilmiah terbuka tentang dampak iklim di Sulut.

Akses ribuan data tentang Sulawesi Utara yang terstruktur dan interaktif melalui platform yang dikembangkan Zonautara.com berbasis peta.

Pelajari keamanan siber dari nol hingga mahir. Ratusan artikel, modul interaktif, dan direktori tools terlengkap.

Temukan jadwal dan rute kapal Pelni dalam peta interaktif sesuai pelabuhan tujuan semua pelabuhan di Indonesia. Diupdate setiap bulan.

Follow Instagram Kami
*[Koreksi Hari dan Tanggal di poster, seharusnya JUMAT 16 OKTOBER 2026]*

DI MANA POSISI KAPAL TANKER PEMBAWA 5 JUTA LITER PERTALITE UNTUK SULUT?

Di tengah antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Manado dan sekitarnya, Pertamina mengumumkan tambahan pasokan 5 juta liter Pertalite yang sedang diangkut menuju Integrated Terminal Bitung. Pasokan tersebut dibawa kapal tanker MT Maritim Khatulistiwa. Namun, sudah sampai di mana kapal itu?

Tim Data Zonautara.com mencoba menelusurinya.

Berbekal nama kapal yang disebutkan Pertamina, Tim Data melakukan pelacakan melalui VesselFinder, platform pemantauan pergerakan kapal yang memanfaatkan data Automatic Identification System (AIS).

Melalui platform tersebut, Tim Data dapat mengidentifikasi kapal MT Maritim Khatulistiwa, melihat posisi terakhir yang dilaporkan, menelusuri jejak pelayarannya, serta memeriksa informasi tujuan dan perkiraan waktu kedatangan.

Hasil pemantauan pada Jumat (16/10/2026) pukul 19.45 WITA menunjukkan kapal MT Maritim Khatulistiwa sudah berada di perairan dekat Bitung, Sulawesi Utara.

Pada data VesselFinder yang terekam dalam pemantauan, kapal tercatat menuju Bitung dengan kecepatan sekitar 4,7 knot.

Meski demikian, posisi kapal yang terpantau di dekat Bitung tidak otomatis berarti 5 juta liter Pertalite sudah langsung tersedia di SPBU. Masih ada tahapan kedatangan, penerimaan dan pembongkaran muatan di terminal, hingga distribusi BBM ke SPBU.

Mengapa Zonautara.com melakukan pelacakan ini?

Karena di tengah kesulitan masyarakat mendapatkan BBM, informasi mengenai perjalanan pasokan perlu disampaikan secara terbuka dan dapat ditelusuri. Tim Data Zonautara.com berupaya membantu publik melihat perkembangan berdasarkan data yang tersedia.

Perlu dicatat, data posisi AIS dapat mengalami keterlambatan dan tidak selalu menunjukkan posisi kapal secara real-time.

Keterangan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dapat dibaca di sini: https://zonautara.com/2026/10/16/pertamina-patra-niaga-regional-sulawesi-percepat-penguatan-pasokan-pertalite-untuk-manado-dan-sekitarnya/

#bbm 
#pasokanbbm
#pertamina

...

200 4
Jalur Dhaka–Sylhet Highway di Rantapur, Bangladesh secara umum dikenal sebagai salah satu rute paling rawan kecelakaan. 

Titik-titik seperti Ratanpur sering kali mengalami kepadatan tinggi, terutama karena bercampurnya kendaraan cepat antar-kota dengan transportasi lokal yang lambat di area pasar atau terminal bus.

#banadesh

...

2 0
Dua potret antrean dalam satu hari yang sama.

Di Royal Glasshouse Park Hyatt Jakarta, ratusan orang mengantre sejak dini hari untuk mengambil pre-order iPhone 18 Pro dalam acara iBox Pick & Win. Situasi sempat ricuh hingga sistem antrean diubah menjadi undian.

Sementara di sejumlah SPBU, khususnya di Bali dan beberapa daerah lain termasuk di Manado, antrean kendaraan mengular akibat gangguan distribusi BBM. Warga rela menunggu berjam-jam demi mendapatkan Pertalite.

Satu fenomena mencerminkan antusiasme terhadap produk premium. Satu lagi menggambarkan kebutuhan dasar yang sedang terganggu.

Dua antrean. Satu Indonesia.

#iPhone18Pro
#AntreanBBM
#IroniSosial

...

104 0
Hujan deras mengguyur Lolak, Bolaang Mongondow pada Rabu sore, 14 Oktober 2024. Awan hitam terlihat sejak siang, dan hujan benar-benar turun saat menjelang malam.

Warga di Lolak menyambut gembira datangnya hujan. Terlihat beberapa warga langsung keluar rumah dan mandi hujan.

Sebagaimana data BMKG, Bolmong telah mengalami hari tanpa hujan selama 120 hari sejak kemarau melanda wilayah Indonesia.

#hujan
#elnino
#bolmong

...

37 0
Setelah 120 hari tanpa hujan, akhirnya hari ini Rabu 14 Oktober 2026, hujan mulai turun di sebagian wilayah Bolaang Mongondow (Bolmong).

Yang terekam adalah situasi di Komangaan, Kec. Bolaang pada pulul 14.30 WITA.

#hujan
#kemarau2026 
#bolmong

...

177 1
Tidak semua orang punya pilihan untuk menghindari udara yang buruk.

Ketika langit berkabut dan kualitas udara mengkhawatirkan, sebagian dari kita mungkin bisa memilih tinggal di rumah atau mengurangi aktivitas di luar. Tetapi bagaimana dengan petani yang harus ke sawah? Nelayan yang harus melaut? Atau warga yang setiap hari bekerja di luar untuk membawa pulang penghasilan bagi keluarganya?

Mereka tetap harus bekerja. Bahkan ketika udara yang dihirup sedang tidak baik-baik saja.

Dalam perjalanan liputan kami di berbagai wilayah Sulawesi Utara, kami bertemu banyak warga yang sedang berjuang menghadapi musim kemarau. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja tidak selalu mudah, apalagi harus menyisihkan uang untuk membeli masker.

Karena itu, kami ingin mengajak Anda melakukan sesuatu yang sederhana: TITIP MASKER UNTUK WARGA.

Jika Anda tergerak, Anda boleh menitipkan masker melalui Tim Zonautara.com. Tidak harus banyak. Tidak ada jumlah minimal.

Bisa berupa masker yang siap dibagikan. Bisa juga menitipkan sejumlah dana agar kami belikan masker dan menyalurkannya kepada warga yang membutuhkan.

Kami tidak sedang mengadakan kegiatan besar. Kami hanya ingin memanfaatkan perjalanan liputan yang memang sudah rutin kami lakukan.

Tim kami tersebar dan aktif melakukan liputan di Manado, Bitung, Siau, Kotamobagu, Bolaang Mongondow, dan sekitarnya.

Jadi, ketika kami turun ke lapangan, ada masker yang bisa kami bawa dan bagikan kepada petani, nelayan, atau warga yang membutuhkan.

Setiap titipan yang masuk dan pembagian masker akan kami dokumentasikan serta laporkan secara transparan.

Ingin menitip masker? Silakan DM di akun ini. 
Atau hubungi tim Zonautara.com @marshal_datundugon @nenokarlina @jufrikasumbala @jr.kodongan @yaser_baginda @tonnyrarung 

Kami akan membantu mengatur cara penitipannya.

Kami tahu, masker tidak menyelesaikan persoalan pencemaran udara. Tetapi setidaknya, ada sedikit perlindungan yang bisa kita usahakan bersama bagi mereka yang tetap harus bekerja di luar.

Tidak perlu menunggu punya banyak untuk bisa peduli. Anda titip masker. Kami bantu bagikan. Sesederhana itu.

#maskeruntukwarga 
#peduliwarga

...

25 0
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com